Breaking News
Loading...

Puisi sore menjelang malam. Pengertian sore adalah waktu sesudah berlangsungnya siang, sore merupakan suatu masa dalam hari, sore artinya waktu sebagai penghubung antara siang serta malam, sore juga merupakn suatu tanda para pekerja,pegawai,siswa serta kebanyakan orang menyudahi aktivitasnya, untuk bersiap bertemu dengan malam yg digunakan untuk istirahat.

Jadi dapat dikatakan sore merupakan waktu dalam sehari, sore biasa juga di sebut petang, terkadang orang orang mengartikan sore adalah senja, akan tetapi jika melihat penjelasan diatas sore dan senja adalah dua waktu yang berbeda, sebagaimana diketahui senja adalah ketika masa terbenamnya matahari, jadi sebelum masuk waktu senja, di awali dengan waktu sore. setelahnya baru masa memasuki waktu malam.

Sore menjelang malam tema puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi rezekimu
  • Puisi menanti senja
  • Puisi senja
  • Puisi prihal senja
  • Puisi sore senja
  • Puisi kepergianmu
Bagaimana cerita dan makna  dari keenam puisi bertema sore dan senja tersebut untuk, lebih jelasnya silahakn disimak saja beriku ini, di mulai dari puisi rezekimu. berikut ini puisinya.

RezekiMu

sore segera berlalu
senja siap menjelma
malam diam menunggu

siapku buat keluarga
setidaknya hari ini
asaku punguti rezeki
merajut anyaman mimpi
rutinitas hari berganti

puji syukur Tuhan
aku telah diperkenankan
atasMu, jalan kuamalkan
buat diriku, kebaikan...
Alhamdulillah...

sord/2017.


Menanti Senja
Yandie Rustandie

Hari demi hari kulewati.
Dengan langkah yang tak pasti.
Menanti senja di sore hari.
Berharap dia menampakan diri.

Alangkah indahnya bila senja hadir menemani.
Menampakan aura cahaya indah nya.
Terangi diri ini yang redup karena cinta.
Yang akan membuat ku kembali menjelma.

Aku takan pernah berhenti.
Berhenti menanti senja.
Meskipun senja hadir sekejap mata.
Kan ku nanti sampai senja kembali hingga akhir menutup mata.


SENJA
Syamsuri S

Senja sore meninggalkan cerita
dari air mata hingga menjadi tawa

terus silih berganti menanti waktu yang tak kunjung pasti
terus menapaki jalan penuh duri dan permata, hunggi akhir
menjadi sebuah cerita,

kadang terlena dalam tawa,
kadang terlena dalam lara,

semua itu hanya sebuah cerita,
cerita cerita hakikinya mencari bekal untuk alam nyata,


Prihal senja
Coretan ryan cikajang

ini senja ke sekian
masih tetap tentang
bulir nyeri yang disabdakan musim sebagai elegi sunyi
juga segala hal yang telah kita catat di tirai-tirai kemuning
pada rapat cahaya yang terurai dibalik layung sore

masih prihal senja
aku masih abadikan teduh kerling mata mu
manakala kemarau berdiam diri
membaca sajak-sajak yang takik beserta pagi cemas dan ribuan kisah-kisah satir

ini senja ke sekian
telah sampaikah kepadamu
angin timur dan kisah-kisah purba yang dirangkum dalam bait puisi
mungkin pintu itu telah tertutup karna lelah menunggu

masih prihal senja
dibangku reot depan rumahnya
seseorang tengah membaca larik angin juga kerisik daun yang berjatuhan dan segala denyar yang melaungkan sunyi yang turun dari matasenja
dan berharap langit mengirim gerimis diberanda

ini masih prihal senja di mana angin
demikian getas dan puisi enggan menetas hanya ada nama mu yang ku seru berulang-ulang

di malam nanti mungkin gemintang akan datang terlambat selepas hujan
setelah selesai merayakan tangis kehilangan
disenja ini telah ku catat segala yang hal tentan musim senja lalu

dan senja ini seperti mengulang episode lama
tentang utuhnya rindu dan kenangan yang masih tetap hangat
tapi biarlah tak akan ku sesali basah embun yang melangkah pergi
akan ada sebuah sore yang berhujan dan
kepedihan akan luruh di antara basah yang kupuisikan
akan ada awan yang berarak pelan dari
selatan yang mencatat segala bulir air mata
yang ku habiskan sebagai tangis kehilangan


SORE SENJA

Sore senyap nyanyian jinga
indah menyapa sukma
kuterpaku menghadap semu
merasakan sunyi kian sepi...

Raga merankaki masa
merasakan gelisa kian meraba kejiwa

renungan senja mecari makna
dalam kegelisahan hati yang lara
bertabur debu dalam pangkuan

meratap menepi hinga ke pangkalan "sunyi"
dia tak kunjung datang
mencari kata dlm renungan
dia tak mau mengerty...menatap sepi dia tak berdaya
lihat senja itu ..
Bermakna pancarkan keindahan
sekeliling di hadapkan kebahagia'an

resapi itu
itu adalah langkamu
langka yangkian menuntunmu

Katakan
kebahagian itu kau inginkan
rasakan penderita'an itu sebuah pelajara


Kepergianmu
Adhiy Skansa La-masia

Keluh air mata seakan tak mau berhenti..
Disaat kutahu kini kau telah pergi..
Tinggal kan ku yang kini sendiri..
Kubercermin pada setetes embun..
Berharap bayangan mu di sampingku..

Disini ku berjuang penuh keringat dan air mata..
Menunggumu di setiap sore senja..
Berharap dikau datang..
Dan memelukku seperti dulu kelam..

Tak kah kau kenang sayang.?
Kenangan indah kita bersama..
Sayang...senja menunggu mu disini..
Tak bisa kah kau turun dari surga sana.?
Dan nikmati jingga senja bersamaku..
-----------

Demikianlah puisi sore menjelang malam. Simak/baca juga puisi senja atau puisi sore yang lain di blog ini, semoga puisi sore diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK