Breaking News
Loading...

Puisi malam sunyi. Malam merupakan waktu setelah tenggelamnnya matahari sampai matahari terbit kembali, malam adalah suatu waktu yang gelap, yang terkadang mengundang sunyi bagi mereka yang merasa sunyi. sebab tak selamanya malam sunyi, bagi semua orang. ada diantara mereka yang malah mengharapakan malam tidak cepat berlalu sebab mereka menikmati keindahan malam, mengusir sunyi sepi yang mereka rasakan.

Dan bagi sebagaian orang didalam kehidupan sehari hari, malam merupakan waktu tepat untuk beristrahat setelah seharian bergumul dengan aktivitas dalam dunianya masing-masing, dan ketika malam datang mereka membutuhkan waktu yang sunyi untuk menikmati malam sebagai waktu yang tepat untuk beristrahat.

Malam yang sunyi sepi dan hening bahkan terkadang dinantikan sesorang untuk untuk menenangkan hati dan pikiran dari berbagai persoalan hidup yang dialami, dengan keadaan malam yang sunyi sepi, mereka dapat mengoreksi sikap dan prilaku yangtelah mereka lakukan untuk memperbaiki diri, dari kesalahan kesalahan yang dilakukan.

Mungkin begitulah sekilas tentang malam sunyi, tema puisi malam kali ini. ada dua belas puisi tentang malam sunyi, semua bercerita tentang malam dan tentang sunyi. keadaan yang biasa kita alami di dunia nyata. sebagaimana kita tahu, sunyi adalah keadaan keadaan tanpa suara ataupun bunyi-bunyian atau suasana yang hening dan senyap, akan tetapi terkadang sunyi juga diartikan sesuatu hal yang kurang ramai.

Puisi Malam Sunyi

Bagaimana cerita dan makna dibalik rangkaian puisi malam sunyi, yang telah kita ulas kosakatanya diatas, untuk selengkapnya, silahakn disimak saja dibawah ini, dimulai dari puisi malam yang kubenci, berikui ini puisinya.

Malam yang kubenci

Di sini aku memaki
Karna semua hidup ini
Langit gelap nan suram
Seperti hati yang diam
Semua ini aku benci
Di malam ini aku bagai terkunci
Ingin aku marah pada diri
Ingin aku berlari mengikuti kaki
Diam aku membisu
tangan mengukir ketikan jari tersipu
Karna napsu dan amarahku.

rozak3732, 060517


Terdiam

Termenung di kala hujan
Terdiam di dalam suyi malam
Sendiri aku benci
Tak ingin aku memaki
Awan gelap kelabu
Seakan turun hujan di bawah rimbun kayu
Termenung aku hayah diam
Membisu kata kata yg ingin ku ucap

rozak3732. 050517


YANG TERKASIH

Ketika rindu telah memilih
Dalam nafas yang melarung lirih
Galau rasa menapaki rintih
Beradu bersama malam yang tertatih
Senyap dan kelam mengambil alih

Dan sesak getar merangkak letih
Lalu, kurayapi tentangmu dalam balutan kabut putih
Diantara himbau hati yang berdalih
Diantara hentak rasa yang semakin lebih
Untukmu yang terkasih

Oss.am
Subang,09-05-2017


KEMERLAP MALAM

Kemerlap malam
Mengikatku pada gelap
Mengingatkanku pada kelana ratap

Kemerlap malam
Berpedaran bayang
Bertebaran riuhmu melayang

Kemerlap malam
Canda sunyi yang tersekat
Cerita sepenggal rasa yang mendekat

Kemerlap malam
Remangmu gontai melintas
Rinduku terlampir lepas

Kemerlap malam
Serunai gulana yang bergelayut
Seluruh sukmaku bertingkah kalut

Oss.am
Subang,24-04-2017


JEJAK LIRIH YANG BERBARIS

Diantara ranah waktu yang aku unggah
Nampak jejakmu melimpah ruah
Menguntit dalam jepitan malam
Yang keluhnya luruh terapung bayangan buram

Pun goresan hati yang kulukis
Menerpa lirih yang berbaris
Mengalunkan bisikan angan
Mengantarkan tautan keresahan

Santun rinduku
Adalah keabadian dalam jejakmu

Oss.am
Subang,20-04-2017


Rindu Kita
Karya: Syair Romansa

Telah kurawat rindu sendiri
Seperti layaknya malam menimang sepi
Di pangkuanku rindu kita mulai besar meski kerap terbiar
Mungkin dia sudah terbiasa tanpa seorang ibu di sisi
Biarkanlah dia terlelap oleh sunyi, dan menyusu dalam mimpi

Tblg: 19 Mei 2017


Kurayu malam
‎Anggana Raras

Lenyap keindahan terlelan sunyi
Kekataku musnah memuja rindu
Ketika ia telah lupa jalannya
Hanya goresan yang entah!

Terpejam netra
Berhias bunga pilu
Sebelum pagi menyapa
Kurayu malam, lumpuhkan ingatanku

19 Mei 2017

Risalah Hati Yang Terluka
‎Adek Annisa Iswanto

Cahaya itu tak lagi bersinar terangi relung hati,
Meredup dalam kelemahan lalu padam dalam kekosongan,
Senyum itu kian pergi bersama hari-hari yang terus mati,
Menghilang bagai senja yang mengatup memeluk awan,
Setiap percikan air mata ini seakan memecah sunyi,
Membasahi celah hati mengendap dalam kesedihan,
Di sini aku harus terdiam kembali meratapi kepedihan,
Dan di sini pula aku harus mengenang keindahan yang mulai sirna dalam kegelapan,
Luka terus menyebar lalu mengendap bersama asa yang tak tersisa,
Dan tiap tutur bahasa cinta tak lagi bermakna terpendam dalam lentera malam yang tak bersuara.
.
#19_05_17


Malam sepi
‎Budistira Rbk‎

Gurat lembayung telah tiba diperbatasan.
Lajur sepi memulai perjalanan.
Hening mengiring sunyi tanpa tepi.
Sebanding kumbang malam..
Membingkai rinduku yg meruam.
Malam dan ulasan nya.
Kuharap akan ada pembeda..
Berharaf slalu sepi utk menyendiri.
Atau kembali mencari sebentuk hati berselimut mistri..


Malam yang penuh makna
‎Budistira Rbk‎

Malam yang di temani rembulan.
Sinar redup jadi hiasan..
Kilauan mutiara bak angin terhempas.
Ketika sunyi penuh arti..
Jiwa kosong tak mungkin diakhiri..
Cinta tulus ikhlas hati.
Senyumlah sang mutiara..
Rindu akan belaian bunda.
Tanda kasih seakan sirna..
Jauh dimata tetap satu hati.
Relung angan derai air mata.
Semangat juang tampa batasan.


Mengulum Sunyi
‎Ulianisa Apriliani‎

Malam larut kian menyibak netra
Birahi aksara meririt torekan kata
Fantasi binal kian menjelma menjadi-jadi

Mengulum Sunyi
Menyambut mesra datangnya esok hari
Dipertengahan malam Minggu


SUNYI SEPI SENDIRI
BUNGA SEROJA.

Ketika malam telah tiba. Sunyi sepi
Tiada cahaya Kutermenung seorang
Diri tiada kawan yang menemani.
Namun kutetap sabar didalam
menanti akan tiba cahaya
yang datang menyinari.


Malam Sunyi
‎Rizky Ramadhan

Senja mulai berada diujung bumi
Yang memperlihatkan pesona mentari
Dan menyuguhi senyumannya sendiri
Yang melengkung dikala sunyi
Pesona indah menari - nari
Dikala ia menghampiri
Tibalah malam yang sepi
Gelap tanpa mentari
Yang memperlihatkan warna hitam menaungi
Rembulan yang selalu menyinari
Tawamu yang selalu ku nikmati
Dan kamulah yang aku Kagumi


Diujung malam
‎Milda Andhy‎

Diujung malam dingin...
Sepi tanpa bicara
Sunyi senyap tanpa kata
Kutuang rindu dipangkuanmu
Ku pasrahkan jiwa dalam sandaranmu...
Kulepaskan duka dalam lindunganmu
Kupanjatkan doa hanya padamu


Renung Lingkar Sunyi
Ade Kawan Cicurug

Malam yang cerah bertabur bintang begitu meriah.
Semarak langit berkilau nan indah.

Oh kenapa masih kurasakan resah.
Ataukah mungkin ini hanyalah sebuah efek lelah.

Lalu sayup-sayup terdengarlah suara adzan isya bertautan.
Mengingatkan hati agar tetap kuat kulapangkan.
Menuntunku agar tetap mensyukuri akan kehidupan.
Namun,entah mengapa jiwa ini tetap saja merasa gundah menyesakan.

Dalam renungan lingkar sunyi.
Diam ku di sisi pojok beranda layaknya seorang pertapa sepi.
Meresapi merenungi segala apa yang telah terjadi.
Yang pernah kulewati dan yang kini kualami.
Tetapi tetap saja aku takmengerti.

Akalku dipaksa untuk bertempur.
Logikaku seakan hancur terkubur.
Ada apa dan mengapa sejuta pertanyaan itu terus meluncur.
Seperti memaksa fikiran terus ditegur.

Dan sampailah kupejamkan mata juga hati.
Lalu kembali kepada renungan lingkar sunyi.

Cikarang:
April 2017.
--------

Demikianlah puisi malam sunyi. Simak/baca juga puisi tentang malam sunyi yang lain di blog ini, semoga puisi malam atau puisi sunyi diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK