Breaking News
Loading...

Puisi bulan dan bintang. Bulan dan bintang merupakan objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya, menerangi bumi di malam hari, sebagimana diketahui, pengertian bulan adalah benda langit yg mengitari bumi, bersinar di malam hari sebab pantulan sinar matahari bulan juga terkadang diartikan, masa atau jangka didalam hitungan dua puluh sembilan atau tiga puluh hari.

Sedangkan Bintang adalah benda langit yg memancarkan cahaya, atau gugusan planet yang menjadi pegangan dalam astrolog, dalam dunia perbintangan, ada bintang semu serta bintang nyata. Bintang semu artinya bintang yang tak menghasilkan cahaya sendiri, namun memantulkan cahaya yg diterima berasal bintang lain. sedangkan bintang nyata artinya bintang yg membuat cahaya sendiri.

Bulan dan bintang merupakan bagian dari tata surya, akan tetapi dalam kehidupan sehari, pengartian bulan dan bintang universal. semisal jika bulan dapat digunakan untuk privasi perempuan dan lain sebagai, begitu pun halnya dengan bintang biasa digunakan sebagai tanda pangkat dan lain sebagainya.

Namun sesungguhnya bulan dan bintang adalah benda langit memancarkan cahaya, bersinar di malam hari. Keindahan bulan dan bintang terkadang menjadi objek karya seni dan sastra, dan inspirasi di bidang seni lainnya. Bulan dan bintang juga terkadang juga dijadikan sebagai motif dalam seni visual, seni pertunjukan, prosa,syair musik dan puisi.

Seperti di bawah ini, bulan dan bintang menjadi objek puisi menceritakan berbagai macam kejadian atau fiksi, Ada empat belas puisi tentang bulan dan bintang, dikesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi langit diatas bulan
  • Puisi saat bersamamu
  • Puisi tidurlah kekasih
  • Puisi bulan dan bintang
  • Puisi puisi aku dan malam
  • Puisi bulan jatuh
  • Syair tentang malam
  • Puisi dilangit yang sama
  • Puisi dilubuk hatimu
  • Puisi senandung sebuah lagu
  • Puisi angin
  • Puisi anugerah dan ketetapan 
  • Puisi anugerah dan ketetapan sang maha pencipta
  • Puisi malam ini godaan datang silih berganti
Bagaiman makna dibalik rangkaian bait bait kumpulan puisi tentang bulan dan bintang, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja. dimulai dari puisi langit diatas bulan, berikut ini puisinya.

Langit diatas bulan
Kyota hamzah

Mempelajari dan memahami.
Antara tersurat dan tersirat.
Terdapat hikmah bagi semua.
Ilmu bijak menjalani hidup.

Saat langit menjadi madrasah.
Yang takkan habis dipelajari.
Antara bumi dan langit.
Hikmah bagaikan sinar bulan.
Ilmu bagaikan langit luas.
Diatas langit ada langit tinggi.


SAAT BERSAMAMU
‎Ade Tyson‎

Seindah langit senja
Tidak ada sepi ketika menghantarkan malam
Berganti cahaya bulan dan bintang
Ada kasih sayang yang terus terbang
Seraut wajah terasa tenang

Saat bersamamu tanamkan rindu yang tidak akan hilang
Saat bersamamu tidak ada ragu dalam kalbu
Doa doa debaran dada
Semuga kita selalu bersama.

Januari 2017


TIDURLAH KEKASIHKU
Winarti Wina

Tidurlah dalam dekapan ketenaganmu
Mimpilah bersama bulan dan bintang temaram indahmu
Hiasilah malam-malammu penuh harapan di kalbu
Bersama alam kusampaikan padamu

Ku baluri tubuhmu dengan doa-doaku
Rintik airmata membasahi pipiku
Ku kecup keningmu penuh dengan kemesraanmu
Ku belai rambutmu bersama bayu yang menyapu

Bersama angin yang menghantarkan senyum
Kedalam pembaringanmu semalam lalu senyam
Daun-daun mengirimmu
Dalam kesunyian,belum?!!

Lelaplah kekasihku!!!
Tutuplah matamu, tenanglah jiwa ragamu!!
Jangalah engkau bersedih hatimu
Esokkan kita bertemu!!

02 02 2017


BULAN DAN BINTANG
-Ika Rokhmah-

Bulan..
Kalau langit masih kelabu malam ini
Ku tahu engkau takkan menampakkan senyummu
Bintang juga pasti menemanimu,
Di atas sana
Di kelamnya kesunyian
Tapi tak mengapa.

Kusadar bahwa tak selamanya kau bersamaku, wahai bulan bintang.
Namun kau tak berhenti menceriakanku
Dengan senyum dibalik itu
Aku tetap bahagia
Mengetahui, bahwa kau milikku
Kau selalu bersamaku
Mengisi gelap mega-ku
Dengan cahaya indah
Yang kau pancarkan dari peraduanmu
Terima kasih..
Bulan dan bintangku


Aku dan Malam
Ade Kawan Cicurug

Dekaplah aku erat dalam pelukan.
Ku cumbui malam dalam kesunyian.
Pekat begitu berat.
Sepi tiada hasrat.

Bulan dan bintang tiada nampak.
Yang ada terlihat hanyalah gumpalan berarak.
Awan gelap gambarkan hati yang sesak.
Kala miris aku pasrah terdesak.

Aku dan malam dengan sejuta kepedihan.
Ku lontarkan makian dalam pekik kesedihan.
Aku dan hitam dengan seribu kehampaan.
Takmampu berbuat dalam keras kehidupan.

Aku dan malam.
Ku simpan sejuta pertanyaan terpendam.

Cikarang:
April 2017.


BULAN JATUH
‎Andhy Sonaya

bulan itu jatuh
kutemukan ia di sudut kelam
serupa luka yang basah
basah, basah diguyur tangis
seperti deras hujan

dan bulan itu jatuh
kusaksikan ia di ujung senja
bulan jatuh dipeluk bintang

24 juni 2016


SYAIR TENTANG MALAM
‎Cakratakningrat‎

Apa yang kau ketahui tentang malam?
Katakan padaku ia bukan hanya tempat bagi gelap menambatkan hasrat
Yang kemudian bercerita tentang keindahan cahaya rembulan dan kerlip sang bintang
Apa yang kau ketahui tentang malam?
Katakan padaku ia bukan hanya sebatas waktu dimana senyap mengukir keheningan
Yang kemudian bertutur tentang kehidupan yang jauh dari hiruk pikuk dan kebisingan tingkah manusia
Apa yang kau ketahui tentang malam?
Katakan padaku tentangnya yang tak sempat kau ceritakan pada siapapun
Sebab malam bagiku berwujud sebuah peti tempat kunci pembuka rahasia kalam sang Pencipta keindahan bulan dan bintang
Sebab malam bagiku berupa mata angin yang menunjukkan arah dimanakah kita harus meramaikan diri dibalik sunyi untuk menjemput hidayah dan rahmat sang Ilahi


DILANGIT YANG SAMA 
‎Yani Suprayugo

Malam ini kita saling memandang langit yang sama
Dari tempat yang berbeda
Bulan sempat berkedip padamu dan bintang mengajak menari bersamaku
Namun tak pernah kita pedulikan
Karena malam selalu berhias wajahku dan wajahmu
Sulit memang menjadikannya nyata dihadapan kita
Dan rumit memang untuk dapat menyatukanya
Tapi selama kita berada dibawah langit yang sama
Tak ada kata yang tak bisa

Batu, 28 juli 2016


Di lubuk hatimu

Bintang seakan bebola manik
mengapung percik kilauan
di angin lalu sukmaku menggamit
kedinginan menerpa
lalu kubelai di antara gelombang rindu.

Di lubuk hatimu,
kutemui resah itu
lalu aku bersimpuh
merenung sayu bulan dan bintang
yang tersenyumn padaku.

Sayangku,
kaulah hiasan laman hatiku
setenang air mengalir di kalbuku
mungkinkah ada senyuman lagi
untukku yang melukaimu
suatu hari nanti kau dan aku
pasti akan layari juga gelora
merobek dada bahagia bahtera
dan kita akan harungi bersama
demi kasih sayang abadi.

Sabby Yusoff
Ampang Jaya .


SENANDUNG SEBUAH LAGU
Erwin Gunawan

menatap tebaran rumah dan gedung
di kejauhan lembah dan gunung
dengan sebatang pohon rindang aku bernaung
ia melindungiku dengan daun-daunnya yang rimbun
dari cerahnya sinar bulan dan bintang
di malam yang temaram dan anggun
aku tak bisa lagi menangkapmu dengan santun
selagi kau berbagi kasih dan rindu kepada siapa pun
aku tersenyum selagi mengenangmu dengan ngungun
dengan malu aku mengaku memang terkadang aku
masih suka menyenandungkan sebuah lagu
timang-timang anakku sayang
sambil mengenang wajahmu tentu

23.11.15


ANGIN
Erwin Gunawan

pada malam hari angin mengunjungi jendela
jendela seraya mengetuknya, kemudian pergi
sejauh-jauhnya

tidak semua jendela kemudian terbuka
sesekali memang ada satu dua yang
menantinya dari balik kaca jendela
dan memandangnya dengan sudut mata

"masih adakah yang mengharapkan aku tiba
masih adakah jendela yang mau terbuka
selagi bulan dan bintang bercahaya?"

tak ada yang menyahut seruannya
juga jendela yang pernah terbuka untuknya
pada suatu masa hanya diam saja

tapi memang sudah lama ia tak pernah lagi
menemukan jendela yang mau terbuka untuknya
pohon-pohon pun menyaksikannya

sepertinya angin akan lama berputar-putar
sepertinya akan berjumpa dengan dinihari
yang mungkin akan menghardiknya
agar menghentikan usahanya
yang nampaknya sia-sia

24.08.15


ANUGERAH DAN KETETAPAN SANG MAHA PENCIPTA
‎Bunga Ayu Prissillia‎

Butiran airr akan tetap mengalir
Bulan dan bintang tetap bersinar
Halilintarpun tetap bersuara

Matahari akan tetap menerangi bumi
Bumipun akan selalu berputar
Udarapun akan selalu berhembus

Semua akan selalu tunduk akan ketetapan-Nya
Semua akan tunduk atas titah-Nya
Selama itu masih dikehendaki-Nya


MALAM INI GODAAN DATANG SILIH BERGANTI
‎Fatura Arrahman‎

demi malam
aku tetap di sini
tanpa bulan dan bintang gemintang
aku kukuh tak bergeming

dalam bayang-bayang malam
sudah tersirat di kalbu
dikau meramu mantra
jangan simpan rinduku di situ

aku bershalawat
ketika mengingat namamu
pesan sabdamu ada di relung hati
mengalir di seluruh raga

pesona malam menggoda
aku pilih diam
ini masalah iman
tak dapat dijelaskan
karena di hatimu penuh berhala

mks. 08/07/14

Demikianlah puisi bulan dan bintang. Simak/baca juga puisi bulan yang lain di blog ini, semoga puisi tentang bukan dan bintang diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK