Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi tentang pendusta. Arti pendusta adalah orang yang melakukan/berkata bohong, sebagaimana diketahui pendusta asal kata dari dusta yang artinya memberitakan sesutu hal yang tidak sesuai dengan kebenaran, baik itu dengan ucapan atau lisan, secara tegas maupun dengan suatu isyarat seperti menggelengkan kepala ataupun mengangguk.

Pendusta merupakan perbuatan yang orang licik bahkan terkadang dikatakan penduata adalah ciri munafik karena lihai membolak balikkan fakta agar orang mempercayai apa yang dikatakan namun sesungguh hanyalah suatu kebohongan.

Seorang pendusta dapat menyebabkan yang benar menjadi salah dan yang salah pun menjadi benar, penjahat bisa jadi pahlawan dan pahlawan bisa jadi pengkhianat. Pada dasarnya dusta merupakan hal yang sangat dilarang karena dusta adalah malapetaka bagi kehidupan.

Namun didalam kehidupan seorang pendusta dibutuhkan dalam hal-hal tertentu, jadi seorang pendusta tak selamanya, dikulkan, tetapai walau bagaimana pun pendusta adalah orang munafik atau seorang pembohong. yang tak pernah di benarkan.

Mungkin begitulah sekilas tentang kata kata buat pendusta. dibawah ini ada tiga puisi pendusta, adapun masing masing judul puisinya antara lain:
  • Puisi pendusta
  • Puisi sang pendusta
  • Puisi para pendusta
Mulutmu harimaumu terkadang kata ini sering didengar, dari kata kata kecewa karena ulah sang pendusta, yang mendustai seseorang, hingga mengluarkan kata kata umpatan, jadi jauhkan dusta dari diri, agar tak pernah disumpahi orang lain, Yuk kita simak saja puisi tentang dusta berikut ini.

PENDUSTA
Siamir Marulafau

Bukan hanya kasih Kutitipkan
Helai napasmu kusemayamkan dalam daging
Kerangka tulangmu Kukokohkan
Mengapa dikau dustakan ayat-ayat-Ku?

Apakah dikau tak berpikir?
Alam semesta Kusempurnakan
Lautan kubetangkan dengan gumpalan awan
Langit dikau junjung menyelimuti segalanya

Apakah dikau tak percaya?
Sinar mentari menyinari bumi dikau pijak
Apakah kurang nikmatnya?
Rembulan menerang dengan cahaya

Ikan di laut bertebaran dan berenang
Melambaikan tangan siap disantap
Apakah dikau tak yakin?
Mengapa dikau dustakan ayat-ayat-Ku?

Aku tak akan merugi
Aku tak akan beruntung
Jika dikau tak sujud sedetik pun
Tak ikut perintah-Ku,tak mengapalah

Tapi jika napas tak mendengung
Akan dikau rasakan siksanKu
Di sanalah bertebar butir penyesalan
Akan tak diberi ampun sedetik pun

Akan dikau terima pembalasan
Pahit gentirnya neraka memuas di seluruh tubuhmu
Apakah tak yakin dengan ucapan-Ku?

Sungguh dikau dustakan ayat-ayat-Ku
Bertaubatlah,wahai insan....
Sebelum tertidur di tanah tak bersuluh
Sebelum tubuhmu dipanggang di gudang bara api menyala

sm/09/04/2017

SANG PENDUSTA
Karya MS Sang Muham

Menebar dusta
di hamparan kaca benggala
memasang ranjau di beranda jiwa

Ala bisa karena biasa
melapis dusta di atas dusta menutupi kebohongan semula
tergiring nyata jadi pendusta

Hidup terpasung
jiwa terkungkung raga di perbudak angkara murka
menilai sesama bercermin pada dirinya
mengukur baju di badan sendiri

#Billymoonistanaku, Sabtumalam, Februari 18/2017 = 19:19 wib

PARA PENDUSTA
Ma'rifatul Islamiyah

Mereka berkoar-berkoar
Dengan embel-embel kemajuan
Mereka bercakap besar
Demi mencapai sebuah ambisi

Mereka seoalah peduli
Padahal hanya mencaci maki
Mereka terus di cari
Namun mereka pun terus berdalih

Ketidak adilan merajalela
Kebijakan pun semena-mena
Tanpa ada yang membantah
Dalam menjalani kehidupan yang tak sepantasnya.
------------

Demikianlah puisi tentang pendusta. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi pendusta diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments