Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi pada pikiranku. Pikiran manusia diibarat sebuah kebun yang bisa di rawat, maksudnya dirawat adalah dengan mengisinya (memikirkan) dengan hal hal yang bermanfaat bagi kehidupan tak butuh keahllian hanya memfokuskan pikiran, mau diarahkan kemana agar dapat bermanfaat. jangan memikirkan hal yang tak perlu, agar pikiran menjadi sehat.

Sebab pada dasarnya setiap peristiwa yg ada dalam hidup merupakan hal yang  terjadi dari keputusan. Pikiran positif serta negatif sangat mempengaruhi terhadap pengambilan sebuah keputusan, dalam hal ini pikiran yang bertindak.

Ketika pikiran diarahkan ke masa lalu maka yang akan terbayang adalah kisah masa lalu yang pernah dialami, namun ketika pikiran diarah untuk melupakan semua kengan, yang tak ingin ada lagi dalam kehidupan, maka lambat laun akan hilang dengan sendirinya.

Didalam kehidupan sehari- hari pikiran kita sangat mempengaruhi keadaan, terkadang hati dan pikiran selalu sejalan, ketika kita berangan angan pikiran seolah terbang, karena saat itu diibaratkan pikiran sedang kosong dan kata hati pun mengikuti maka terjadilah angan-angan yang terkadang membuat lupa diri jika sedang didalam keindahan fʌntasi pikiran yang menjanjikan keindahan,namun, semua hanyalah permainan pikiran yang tak dapat dimengerti. akan berhujung dimana.

Mungkin begitulah sekilas tentang pikiran. Pada pikiranku satu dari tiga judul puisi campuran di kesempatan ini, adapun masing masing, judul puisinya antara lain.
  • Puisi aku terbang
  • Puisi denganmu
  • Puisi pada pikiranku
Terkadang kita beranggapan bahwa disaat teringat kisah yang pernah dialami disebabkan oleh keadaan di sekitar kita. sebenarnya tidak hanya kurang melatih pikiran untuk melupakan sesuatu yang tak diinginkan. Begitulah kura-kura 😄 yuk kita simak saja puisinya dimulai dari puisi aku terbang, berikut ini puisinya.

AKU TERBANG

Pada angkasa
Kembali kubentangkan sayap-sayap kecilku
Terbang berdampingan dengan burung-burung
Melebarkan kepak dengan lantang
Bebas dari sesak tekanan
Sejenak melupa kusutnya aturan
Menghirup aroma luar yang segar
Mengendus indah cakrawala yang mawar
Kusibak lambai akan awan-awan mendung
Mengundang cerah pada aku yang sedang tersanjung
Lembut udara tengah menyentuh tubuhku
Menjilati kulit hingga ke liang poriku

O, semesta bercinta
Ini kebebasan yang tiada terkira
Menembus dingin dengan anginmu yang api
Menyelinap di antara sela-sela helai bulu sayapku
Yang seakan berbisik,
Lihat saja nanti, akan kubuat kau selalu terbang
Hingga kau sendiri melupa
Akulah sayap hilangmu yang sesungguhnya!
Lalu kuakui,
Sungguh...adamu benar membuatku terbang!

Kemilau Mata Bening
Makasar, 16 Pebruari 2017

DENGANMU

dalam kurun pelarian waktu
tersebut kita sepasang sederhana
namun dalam perjalanannya
terkesan mewah saat menjamu

adalah surga yang merindu
sebuah mahligai tanpa lara
pada jiwa-jiwa penuh tawa
dan anak-anak tak kurang cinta

sunyi di dada meriuh biru
bergemuruh tatkala detakmu bicara
mengitari rongga dan rusuknya
memberi hidup pada jantungku

kemilau mata bening
Makassar, 8 Maret 2017

PADA PIKIRANKU

engkau membentuk bunga-bunga merekah
melepas kupu-kupu menari indah
ketika mentari perlahan mendekati
kau tebar nyanyian romansa pagi
lalu engkau bisikkan di telingaku,
dengarkanlah!

rumput rimbun pun terbangun
kala teriring gerimis halus mengalun
semakin dekat mendekap dalam rintihan
menyuguhi anggʋr memabʋkkan
yang dalam jiwaku mewujud serupa unggun

nyala di antara larik lara nan merenjana
menggetar pelan dalam napas yang dahaga
keningku yang terkecup lalu bicara

duhai kesayangan ...
engkau kini adalah puisi paling pelangi
yang ada pada pikiranku!

Kemilau Mata Bening
Makassar. 17.02.2017
--------------

Demikianlah puisi pada pikiran berserta dua puisi yang lain.. Simak/baca juga puisi dihalaman berikutnya, semoga puisi diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments