Breaking News
Loading...
4.15.2017

Puisi keganasan penguasa. Secara umum pengertian penguasa adalah orang yang mengusai, seseorang yang berkuasa. atau orang yang berhak atas segala sesuatu yang dikehendaki. Namun ketika dalam politik penguasa artinya sekelompok kecil orang dalam masyarakat yg melakukan semua fungsi politik, memonopoli kekuasaan, dan memperoleh hak- hak

Seorang penguasa akan selalu berusaha menghalangi dan melemahkan serta menghancurkan siapapun yang dia dianggap dapat membahayakan kekuasaannya, jadi jika di telah kata penguasa ini, artinya sesorang yang berprilaku serahkah menghalalkan segala cara demi kepentingan pribadinya, ini yang biasa di sebut pengusa rakus.

Penguasa identik dengan metode- metode cerdiknya yang digunakan mencari kekuasaan untuk memperoleh takhta, jadi prilaku seorang penguasa ini sangat ekstrim, mungkin kah di Indonesia sendiri ada penguasa. di Indonesia penguasa adalah oknum kaum berdasi. berhati licik, berprilaku munafik.

Seorang penguasa atau sang penguasa yg bijaksana adalah harus membangun kekuasaannya berdasarkan apa yg dia sendiri kuasai,  bukan berdasarkan apa yang orang lain kuasai untuk dikuasai,  ia pun juga berusaha supaya dia tak dibenci, dan tak ditakuti, tetapi dia dicintai bawahannya.

Mungkin begitulah sekilas tentang penguasa, di bawah ini beberapa puisi sindiran pemerintah atau puisi kritikan pemimpin, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi para kaum berdasi
  • Puisi keganasan penguasa
  • Puisi selamat bersantai para munafik
Bagaimana ceritan dan makna dibalik rangkaian bait bait, ketiga puisi tersebut, agar lebih jelas, silahkan disimak saja, dimulai dari puisi para kaum berdasi, berikut ini puisinya.

PARA KAUM BERDASI

Apa kabar kaum berdasi
Manusia-manusia hebat dalam koalisi
Cakap lidah mainkan orasi
Demi tercapai segala ambisi

Saling sikut sudah tradisi
Kecurangan terjadi memperebutkan kursi
Akal mengakali bagian transisi
Asal lancar semua transaksi

Kalian para kaum hebat
Pemimpin kami para rakyat
Namun kini seolah bermuslihat
Mencari untung dalam mufakat

Ingat kalian adalah penguasa
Di pundakmu segala asa
Wakil jelata sampaikan rasa
Agar kehidupan terasa sentosa

KEGANASAN PENGUASA

Begitu terik
Mentari siang ini
Menyengat, melelehkan bulir-bulir anyir
Di dahi mereka, para pencari Berkah-NYA

Mereka yang tak kenal lelah
Meski letih garang menjajah

Terus maju, tak kenal menyerah
Tetap berjalan menerjang halang
Demi senyum berkembang, mereka yang amat di sayang

Tuhan ...
Lindungi mereka
Dari segala bahaya juga tipu daya
Pun keganasan penguasa
Yang kadang lupa siapa yang menjadikannya berkuasa

Penguasa yang lihai bermuslihat
Berdalih menopang sejatinya menjilat
Jilati keringat tengik para fakir
Demi hilangkan dahaga
Haus akan kekuasaan dunia

Tuhan ...
Topanglah asa mereka
Yang hanya faham jalani Ketetapan-MU
Tak banyak meminta

SELAMAT BERSANTAI PARA MUNAFIK

Selamat pagi para  a n-j-i n g
Dingin tak buatmu merinding
Atau tundukkan tatapan juling
Masih menyeringai tajamnya taring

Hari ini waktunya berlibur
Melepas penat agar melebur
Refleksikan syaraf sedikit kendur
Untuk esok kembali bertempur

Nikmatilah jerihmu dalam bermunafik
Hasil karyamu mengolah licik
Pun dunia belum terbalik
Masih kuasamu bermain picik

Selamat bersantai para a n-j-i n g
Tetaplah fokus jangan berpaling
Santaplah dosa dalam piring
Agar kemaksiatan kokoh menebing
-------------

Demikianlah puisi keganasan penguasa. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi kritikan pemimpin diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK