Breaking News
Loading...

Puisi hujan romantis. Hujan merupakan sebuah peristiwa turunnya titik titik air dari langit lalu jatuh kebumi, hujan merupakan suatu anugerah dari yang Maha kuasa untuk umat manusia sebagai sumber kehidupan. Hujan artinya fenomena alam yang terjadi akibat dari proses kondensasi uap air.

Turunnya hujan memiliki makna tersendiri bagi setiap orang ada yang membutuhkannya , namun di saat saat tertentu sebagian orang pun tak membuthkannya. ketiak hujan di malam hari, mungkin semua malam senang ssbab ketika hujan di malam hari tidur semakin nyenyak 😄

Akan tetapi ketika hujan turun di sore hari dapat di pastikan aktivitas terganggu, hujan ini, jarang yang membutuhkannya, apalagi ketika hujan di pagi hari, hujan ini yang biasa disebut orang dikampung hujan males, karena tak bisa berladang.

Sebenarnya hujan itu pertanda kesuburan serta kemakmuran bagi para petani, sebab ketika turun hujan, sawah ladang dapat dialiri dengan air, tumbuhan mendapat air kehdupan, para petani pun senang sawah di aliri dengan air, ladang tak kekeringan dalam lain sebaginya.

Bagi sebagaian orang selain yang membutuhkan hujan, diatara para remaja, hujan turun terkadang di sebut hujan romatis, ketika para remaja memadu asmara, akan terasa lebih romantis ketika hujan rintik rintik, diselingi munculnya pelangi,

Sebagaimana diketahu romantis adalah sesuatu hal yang bersifat mesra dan mengasikkan didalam hubungan asmara, jadi romantis erat kaitannya dengan percintaan. jadi dalam hubungan percintaan romatis itu ketika sesorang mampu memberikan terbaik kepada orang- orang dia cintai, dengan setulus hatinya.

Berkaitan dengan kata hujan dan kata romantis, salah satu puisi hujan dibawah ini berjudul hujan romantis, adapun masing masing judul puisinya antara lain
  • Puisi renungan hujan
  • Puisi temani aku hujan
  • Puisi bayangan yang hanyut dalam sebutir hujan
  • Puisi liarpikiran terbawa arus hujan
  • Puisi hujan romantis
  • Puisi aku dengan hatiku
Dinginnya angin disaat hujan turun menyelinap diantara pori dengan sembunyi sama halnya dengan hati ini yang dingin akan tetapi dikau selalu menutupi dingin itu dengan cintamu. Yuk kita simak saja puisinya, dimulai dari puisi renungan hujan.

RENUNGAN (HUJAN)

Menatap awan di selingi hujan turun
Kutermenung, menggali hari mendung
Dan- disini angin bingung
Menyampaikan jejak cerita itu
Yang lalu pernah singgah di hariku

Angin datang.. berhembus dingin
Memijat kepala ini berdenyut-denyut
Gigil udara memutari benak
Seakan menusuk-nusuk bagai duri
Kutak tahu, bagaimana lagi kumencari
Bayangan yang dulu pernah ada dan tertanam di sini

Himalaya-Samudera... pernah kita berjanji
Mendaki gunung dan mengayuh bahtera bersama
Melewati hutan dan lautan
Melintasi lembah dan selat memisah
Berjabat tetap di eratnya pertalian kerabat

Namun kini.. waktu telah memutus semua
Mengingkari kisah ini dalam ganasnya lautan hidup
Dalam gelapnya belantara fana
Yang menyesatkan langkah-langkah
Untuk kembali menemukan sinar makna

Bersimpuh.. lemah kaki ini
Menekuk di dasar kehilangan yang teramat dalam
Tanpa mampu kembali memanjat
Tebing kehidupan yang begitu tinggi
Aku terperangkap di lubang kebinasaan
Semangat jiwa terantuk di batu-batu runcing keterasingan

-hidup bukan hanya untuk sekedar bernafas lega-
-tetapi lebih kepada lapangnya dada, untuk menghadapi dunia-

Hony.S
Maret, 30-2017

TEMANI AKU HUJAN

Biarkan hujan jatuh membasahi perasaan
Agar tiada kering hati menjadi musim-musim kemarau

Biarkan hujan jatuh di pelukan menyejukan
Agar tiada panas yang membakar kehidupan

Basuhilah bumi ini dengan serpihan beningmu
Agar kelak tumbuh hijau dedaunan di pekarangan duniaku

Hujan.. jatuhlah untuk-ku
Temani aku dalam kesendirianku

Agar ramai hariku tiada kekosongan
Seperti engkau yang berjalan tidak pernah sendirian

Hony.S
Maret, 11-2017

BAYANGAN YANG HANYUT DALAM SEBUTIR HUJAN

Tetesan nya terdengar berirama
Suara hujan yang jatuh di pelataran
Rintikannya menyentuh dinding hati
Dan mendenting bagaikan senar bermelodi

Hanyut sebuah lirik dalam pikir
Menjamah ujung benak bermuara
Kata-kata lirih pada tetesan tinta
Yang menghanyutkan bayang-bayang masa

Iya!, di akhir kepergiannya
Yang mengundang deras hujan di saat itu
Wajahku membiru pada bingkai sebuah cermin
Cerita mini tentang perjalanan kisah singkat cintaku

Dan sebuket bunga yang terlantar di dada itu
Menebarkan aroma kehilangan yang sangat dalam
Pada harum dupa yang menyala
Di sudut altar f0tomu terpampang

Dan lilin-lilin kecil pun ikut meneteskan lelehan kepedihannya
Pada meja yang berhiaskan kerudung kematian
Dengan iringan nada-nada doa dan getir hujan
Yang bergema menjadi gaung keterasingan
Lalu, semua menjadi kosong di sana

Hony.S
Maret, 07-2017

LIAR PIKIRAN TERBAWA ARUS HUJAN

Di bawah gerimis sore
Aku berdiri..
Memangku khayalan
Ke dalam pelangi
Yang melengkung indah sesaat menghiasi

Di bawah payungan nya sore
Hujan semakin berderai
Membawa angin yang basah di bulan april
Menepikan langkahku di halte sepi
Pinggiran kota sukabumi

Jalanan basah
Roda-roda berdecit
Melintasi aspal yang licin
Di hujani air mata langit
Yang semakin beranak-pinak

Sebagian kanal telah tergenang
Meluap ke bahu trotoar
Air semakin kencang menjilʌti kaki ini
Membasuhi basah kasut yang terpasang
Tubuh ini semakin gemetar

Halte sepi di pinggir kota
Telah habis separuhnya tertutup air hujan
Yang seakan perlahan-lahan menelannya
Seperti khayalanku yang sirna
Di bawa arus liar air hujan yang mengalir

Hony.S
April, 18-2017

HUJAN ROMANTIS

Seterik ini hujan turun begitu deras
Sungguh perubahan alam yang sangat drastis
Dimana matahari bersinar sangat terang
Tiba-tiba hujan turun begitu antusias
Sungguh kemukjikzatan yang maha kuasa
Dari sinar menjadi kabut
Dari panas menjadi dingin
Dan di sana terlihat tetesan hujan bak berlian
Di terpa matahari yang terang
Hujan bersama matahari saling berpelukan
Derai gemericiknya menimpa tanah yang kering
Menjadi kepulan asap-asap tipis yang berhamburan
Melayang menuju angkasa menjadi lembut awan
Hujan yang romantis di lumasi cahaya sungguh fantastis
Indah begitu mata memandang sangat eksotis
Cahaya hujan yang berdesis

Hony.S
April, 02-2017

AKU DENGAN HATI-KU

Deras hujan yang turun
Mengiringi airmata ku
Di tepi jalan kuterpaku
Melepas kepergianmu

Basah sudah seluruh tubuh ini
Menggigil dalam kerinduan
Yang tidak mungkin untuk di sembuhkan
Sebab engkau tiada lagi mungkin ku-temukan

Jalan kenangan ini
Membawa kembali kisah lalu
Yang pernah singgah dan bertamu
Di dalam hidupku

Aku termenung-memandang rinai yang jatuh
Di tepi jalan ini keterpaku seakan sendiri
Menghiraukan seluruh pejalan yang berlari
Menembus rintik-rintik gerimis yang luruh

Seperti sembilan tahun yang lalu
Aku dengan blus hitamku
Berdiri di pangkuan bumi yang basah
Di tepi jalan cibadak kau berlari meninggalkanku

Setelah itu hari-hariku kelabu
Tak ada lagi fajar di jiwaku
Seakan senja terus menguasai
Dengan cahaya harapan yang temaram

♡Hony.S♡
~16-02-2017~
---------

Demikianlah puisi hujan romatis. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi tentang hujan diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK