Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi kukabarkan lewat gerimis. Kukabarkan artinya menyampaikan, dan lewat gerimis artinya lewat hujan rintik rintik, jadi judul puisi ini dapat disimpulkan kedalam bahasa umum yang artinya bahwa sesorang telah mengabarkan ksesedihannya sambil menangis, mungkin begitulah kira-kira. salah satu puisi yang jadi judul utama di halaman ini.

Kubarkan lewat gerimis, bukan puisi tentang gerimis hujan atau pusi tentang hujan, tapi hanya perumpaan saja, pusi cinta gerimis, atau puisi sedih karena sesuatu hal,. mungkin begitulah kira- kira ulasan puisi ketiga yang jadi judul utama halaman ini.

Ada tiga puisi dengan format patidusa, sebagai mana kita ketahui puisi patidusa formatnya 4321. satu bait sepuluh kata tak boleh lebih, jika lebih berati patidusanya salah. adapun judul -judul puisinya antara lain.
  1. Puisi Tersebab harap adalah cinta
  2. Puisi Kukabarkan lewat gerimis
  3. Puisi Rembang zikir.
Ketika puisi tersebut di tulis oleh Sri Astuty Asdi biasa menggunakan nama pena Kemilau Mata Bening, penasaran dengan puisinya silahkan disimak saja dan memaknai masing masing dari tiga puisi tersebut, berikut ini puisinya.

TERSEBAB HARAP ADALAH CINTA

Tak kusalahkan gerimis menitik
Jatuh pada putik
Setiap detik
Membetik

Sari bunga tumbuh mengasa
Setangkup hidup berdegup
Takkan redup
Cahaya

Kemilau, berpagut udara cakrawala
Julang jelang gemintang
Bersama kumbang
Menjala

Malam, daundaun masih bernapas
Menebas pekatnya rebas
Takkan retas
Cinta

Kemilau Mata Bening
Makassar, 29 Januari 2017

KUKABARKAN LEWAT GERIMIS

Dalam selubung jiwa berirama
Kelam, gelapkan mata
Dalam pejam
Memendam

Pilu
Menjelma derai
Bayang siluetmu merajai
Bulir terhebat tetesan rindu

Kulayari rinainya tiada batas
Hingga menyentuh bebas
Dalamnya rengkuh
Kurebah

Merasai
Dalam hati
Pagutan nadanada sunyi
Ketukan dingin kala sendiri

Daun mawar luruh menguncup
Serupa patah sayap
Balik jendela
Mengintip

Menitis
Terbawa gerimis
Sebasah kenang meritmis
Bentang gelisah semoga tersampaikan

Kemilau Mata Bening SAA
Makassar, 06 Pebruari 2017

REMBANG ZIKIR

Menitis
Air langit
Aksara paling puitis
Rembang puisi tinta gerimis

Doa-doa menangis mengalir fasih
Menghantar rindu teduh
Sepertiga malam
Berkalam

Elegi
Dialog sunyi
Halus bagai pualam
Mahligai hening berbisik bening

Kecemasan larut pada-Mu maha
Menggerus kabut berjelaga
Jiwa fakir
Berzikir

Kemilau Mata Bening
SAA Makassar, 09.02.17
----------

Demikianlah puisi kukabarkan lewat gerimis dan dua puisi yang lain,. Simak/baca juga karya Kemlau Mata Bening, yang lain di blog ini, semoga puisinya diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments