Breaking News
Loading...

Puisi kehendak rasa. Kehendak biasa juga disebut kemauan, kemauan ingin bebas, kehendak juga biasa diartikan kemampuan untuk memilih di antara beragam rencana tindakan berbeda yang memungkinkan untuk di lakukan.

Sedangkan pengertian dari rasa adalah tanggapan indra terhadapa rangsangan saraf. lalu dirasakan anggota badan, betulah kira-kira tentang rasa. Sebuah rasa akan hadir atau terasa pada tubuh jika raga tersentuh, bila raga tersentuh dan tidak merasakan sentuhan berarti mati rasa. tetapi sebuah rasa juga biasa di alami tanpa bersetuhan, seperti rasa cinta. dan lain lain.

Berkaitan dengan kata kehendak dan kata rasa yang jadi kosakata judul kali ini. kosakata tersebut hanya gabungan dari dua judul puisi di halaman ini. adapun judul-judul puisinya
  1. Puisi Kehendak
  2. Puisi Rasa
  3. Puisi Lintas Pikiran
  4. Sajak Buta
Keempat puisinya temanya tak sama, jadi bisa di katakan aneka puisi atau bercampur, nama penulisnya ada masing masing di bawah judul puisi. Yuk kita simak/baca saja puisinya. makna puisinya di artikan sendiri, walau terkadang puisi itu aneh, kenapa aneh. sebab kadang kala orang yang membaca dan penulis puisi, memaknainya tak sama, nah itulah puisi terkadang hanya penulisnya yang tau maksud dan makna sesungguhnya puisi yang dia tulis. begitulah "kura-kura" 😄

Kehendak
Ayu Putri Kencana

Kalau ini takdir aku menerimanya
Aku berlepas diri darimu
Jalani jalan yang bertolak belakang
Kembangkan kebahagian masing masing
Terluka,Sakit, Merintih
Keluh dalam lenguh
Tanpa maki dan caci

Selamat jalan
Perjuangkan apa yang harus diperjuangkan
Jangan menoleh kebelakang
Kenangan biar terbang bagai kunang kunang
Kamar kecil hatiku tetap menyimpan cerita tentang kita.

Rasa
Ayu Putri Kencana

Kebencian demi kebencian lahir
K0nflik demi k0nflik mesra bergulat melahirkan pertikʌian
Perdebatan menumbuh kembangkan hujʌtan
Kemesraan pun manjauh lari kian menepi
Hanya hujan ketidak percayaan
Selalu datang.

Cinta pun kini
Bak mati tanpa pusara
Aku pun berucap
Inna lillaahi Wa inna ilaihi rooji'un.

Lintas pikiran
Sakta Jati

Dia datang menyelinap...
Dia jumpakan berbagai keragaman...
Kadang melewati lintasan fikiran...
Kadang singgahi hati...
Datang kapan saja dan pergi sekehendaknya...
Itulah rasa...
Rasa yang mampu mendatangi setiap insan...

Tepikan yang membingungkan...
Redakan yang menimbulkan pergolakan...
Pada jiwa yang ditetapkan ketenangan...
Raih asah pada bersihnya fikiran dan tulusnya hati...
Senyumkan hatiku...
Dipertemuan hari pada sang surya yang semakin hangat dan terang...

Sajak buta
Pras

Seperty angun menyatu dalam senyumu
Aku terpaku dalam samar
Saat kau datang
Hingga detik detik langit tak lagi bersuara

Menggaum di tiap malamku
Disitulah langit berhenti
Seakan segala terdiam mati

Apa langit tak lagi bercahaya ..
Seakan kelam merajahi hari
Di situlab jiwaku
Tertulis pada sajak buta..
-------------

Demikianlah puisi kehendak puisi rasa dan dua judul yang lain. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi diatas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK