Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. puisi sepeninggal cinta. Cinta dan rahasia belum sempat terselesaikan pahit membiru di dada sesak sesal mendikte di genangan air mata. rindu mulai bertanya sebenarnya aku kekasih siapa.

Dari judul puisinya yang pertama sih di tinggalkan orang yang di cintai, tapi itulah puisi terkadang apa yang pembaca tafsirkan, tidak sesuai dengan maksud dari sang penulis puisi. puisinya ada dua judul.
  • Puisi Dikte yang tak terbaca, dan
  • Puisi Sepeninggal cinta.
Kedua puisi ini karya dari mas Fredy, tapi terkadang puisi yang di tulis, menggunakan titimagsa istri dan anak anaknya, berarti  bapak yang sayang keluarga ­čśä yuk kita simak saja puisinya di mulai dari puisi dikte yang tak terbaca.

DIKTE YANG TAK TERBACA

eja mengeja cinta
bibir pelʌcur begitu mashur
lalu ranjʌngpun basah
usaikan cerita
walau terbata mereka mengeja
dikte yang sesungguhnya

lalu sekumpulan lelaki belʌng
beranjak pulang
karena gʌmbar yang ia sayang sudah terpampang
pada bahasa logis, uang
aku bisa terbang
gumamnya menyibak malam

namun yang terjadi
kekasihnya mati
pada biru yang menghitam
di beranda tubuh itu bersemayam
dia telah mati, karena uangmu nak!
mertuanya berpesan bersama isak
tapi kenapa ?!
jawabku seperti mengelak
ia pergi membeli baju dan hp yang terkini
katanya " Mak, aku mau membeli mimpi kali ini!" katanya berapi-api
katanya malam tadi kau memberinya uang banyak sekali
dan setelah itu pun kecelakaan terjadi
motor dan nyawa belahan jiwa tercabut sudah
lalu tiba-tiba sebelah dadaku sesak
sesal bercampur berontak

ejanya belum bisa terbaca
dikte pun kembali terbata-bata
di genang airmata
airmata sesungguhnya

Berliana Kharisma Ayu
Blitar, 230117

SEPENINGGAL CINTA

Rindu bisu
Rindu beku
Melamun mengenang waktu
Yang berlalu

Ia terduduk sendirian
Mencoba melukis bayang yang kemarin tentang wajah terkasihnya
Meski pada kuas yang tak kentara
Pun di atas kanvas yang lembarannya adalah kisah bersama
Ia pun coba memberi warna
Yang kemarin belum sempat terselesaikan cerita
Tapi tak bisa, tapi tak sanggup
Sebab gʌmbar wajah, lukis tercintanya digulung masa
Yang getirnya lirih histeria
Yang pahitnya membiru di dada

Lalu sepeningal cinta
Rindu pun mulai bertanya
Sebenarnya aku kekasih siapa
Syairnya terasa tanpa muara
Tepian panjang tak ditemukannya

Dan rindu kembali bisu
Melukis biru, sebiru-biru

Bening Restya Ayu
Jakarta, 190117
----------

Demikianlah puisi sepeninggal cinta dan puisi dikte yang tak terbaca. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments