Breaking News
Loading...
1.23.2017

Puisi dan kata bijak, Rindu tak tersiram, Rindu adalah sebuah perasaan ingin bertemu ingin melihat terhadap sesuatu. Biasanya, rindu  sering dialami oleh orang-orang yang menjalin hubungan asmara, berarti, Rindu adalah sebuah apresiasi kecintaan seseorang kepada orang lain.

Rindu tapi tak bisa bertemu sungguh sebuah perasaan yang menyesak, pengertian rindu juga sangat luas bukan hanya tentang asmara, rindu ayah rindu ibu rindu sahabat dll. Begitulah mungkin tentang kata rindu. Jadi bagi mereka yang tidak bisa mengontrol perasaan ini, rindu bisa menjadi bumerang yang bisa meledak kapan saja.(kayak b0m saja meledak) 😃

Berkaitan dengan kata rindu, puisi rindu tak tersiram yang menjadi judul utama mewakili tiga judul puisi kita update kali ini, judul judul puisinya, antara lain:
  • Puisi Redup
  • Puisi Rindu tak tersiram
  • Puisi Membakar senja
  • Puisi kehausan
Semua puisi tersebut karya dari bapak Siamir Marulafau, makna dari keempat puisi ini, Silahkan di simak saja, agar memahami makna dari masing masing puisinya berikut ini.

==REDUP==
Karya :siamir marulafau

Malamku tak bercahaya lagi
Bintang tak berkelip
Rindu terhempas di hamparan lautan tak berpilar

Meskipun deburan ombak memangil selalu
Aku tetap diam
Menyisir senyum di atas karang terjal
Di kala burung camar menghempaskan sayap

Tapi sanubariku tak mampu menggapai pantai
Karena sayapku amat berat
Tetesan kasih tak terukir di temaram malam
Tak akan syahdu dalam relung
Di kala alam tak bersahabat lagi

sm/19/01/2017

===RINDU TAK TERSIRAM===
Karya : siamir marulafau

Jika bersatu dengan dikau
Seolah-olah langit dan bumi bersatu
Sungguh tak ada garis pemisah
Dalam relung kurenung

Sepertinya kau adalah kulitku
Dagingku akan copot dimakan ulat
Jika tak berhimpit denganmu
Sungguh indah senjaku tak mau terbenam

Jika bersua denganmu
Karena kembang dikau tanam
Telah mekar dalam sanubariku
Meskipun tak tersiran di temaram malam syahdu

sm/20/01/2017

==MEMBAKAR SENJA==
Karya :siamir marulafau

Di ujung usia berteduh
Kelelahan menguap tabir
Rintihan terkapar
Tak bermusim lagi

Sepertinya senja terbenam
Akan tak berputar di ufuk timur
Sinarnya bakal redup
Awan-awan tak bergumpal lagi

Dunia tak memanas lagi
Hanya cahaya rembulan bertemaran malam
Menggapai sasaran sebelum tertidur
Mau ke mana harapan ini?

Tak akan tergiur dengan sinar
Prasasti terukir nama membayang
Tuhan,Pencipta alam
Kembali ke pangkuan-Nya

sm/23/01/2017

==KEHAUSAN==
Karya :siamir marulafau

Di ujung dunia pun tak ketemu
Terkapar di padang pasir
Sanubari remuk
Tak terkendali di kala aroma sirna
Kehausan makin meninggi
Kelelahan mencekam

Angin berbisik-bisik
Mau ke mana dikau?
Jika dikau kembang menyegarkan hati
kembangkanlah tunasmu
Sungguh haus di temaran malam
Tak dingin memanas setiap waktu

sm/23/01/2017
-----------

Demikianlah puisi rindu tak tersiram beserta tiga puisi yang lain. Simak/baca juga puisi  Siamir Maralafau yang lain di blog ini, semoga puinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK