Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, Puisi misteri rasa. Untuk apa terus menghitung luka jika sembilu kau yang menghela, mari menyeka air mata cinta dari rasa sakit kita selesaikan dengan nurani.

Sehubungan dengan kata misteri dan kata rasa. Misteri adalah sesuatu yang belum diketahui dengan pasti dan menarik keingintahuan untuk mengetahuinya. Misteri biasanya paling sering dikaitkan dengan kejadian-kejadian horor dan supranatural. Sedangkan pengertian rasa adalah Tanggapan indra terhadap rangsangan saraf. begitulah kura-kura 😄  ulasan tentang misteri dan rasa,

Selanjutnya kita kembali ke laptop tentang puisi puisi yang kita post kali ini, ada tiga judul puisi antara lain:
  1. Puisi Pundi-pundi Insani
  2. Puisi Misteri Rasa
  3. Puisi Menara Hati
Semua puisi tersebut karya dari Ms Sang Muham, bagaimana cerita puisinya, yuk kita simak saja di mulai dari Pundi-pundi insani dan penutupnya puisi menara hati. berikut ini puisinya.

PUNDI-PUNDI INSANI
Karya MS Sang Muham

Mari bersamaku meniti buih
meski logika lahirkan tak percaya
lupakan sejenak takaran dunia
kita ciptaan sempurna
segʌmbar denganNya

Apapun tersurat sebutannya
mukjizat keberuntungan itu ada
tersedia bagi siapa percaya

Langkah rezeki pertemuan maut seimbang sejalan
tangan kita yang mencemarinya
ada pengampunan untuk di mohonkan
kenapa mendua atau menumpuk kecewa di dada
buih-buih itu kristal dari syurga

Gusti Pangeran tak kan mengkorupsi pundi pundi ciptaanNya
tepat waktu pada saatnya kita akan terima

#Billymoonistanaku, Sabtusore, Januari 28/2017 = 18:18 wib

MISTERI RASA
Karya MS Sang Muham

Bersama menghitung hari
begitu banyak waktu terbengkalai
rasa tumpang tindih
tiap kali bersua terhidang dusta
tau tapi harus bagaimana

Berharap terang hingga petang
awan hitam menghalang pandang
tetali asih putus di regang
hujan turun mata tergenang

Hati sulit di reka
di kejar terus berlari
di nanti orang tak sehati
misteri episode diri

#Billymoonistanaku, Seninpagi, Januari 30/2017 = 09:39 wib

MENARA HATI
Karya MS Sang Muham

Kenapa masih saja membungkus diri
padahal warna jelas terpapar
serupa tak rela membuka nurani
tapi tak juga memberiku jalan buat pergi
tinggalkan resah ini

Untuk apa terus menghitung luka
jika sembilu kau yang menghela
mari menyeka air mata

Kita selesaikan dengan nurani
aku kekanan kau kekiri
tak usah menoleh lagi
untuk apa terus memaksa diri

Ada waktu ada saatnya membangun menara
kelak kita pajang p0tret disana

#Billymoonistanaku, Seninsore, Januari 30/2017 = 17:17 wib
--------------

Demikianlah puisi misteri rasa, puisi menara hati, puisi pundi-pundi insani . Simak/baca juga puisi yang lain Sang Muham di blog ini, semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK