Breaking News
Loading...
1.20.2017

Puisi dan kata bijak, Memahat awan, Terkuras jiwa raga mesti ikhlas suratan diri adalah peran yang harus di jalani tuntaskan tiap episode walau tak seturut kata hati suratan takdir pribadi.

Puisinya ada dua judul masih dari bapak Ms Sang Muham, cerita atau makna dari puisinya silahkan di simak saja nanti di bawah judul kedua puisinya antara lain:
  • Puisi Memahat awan
  • Puisi Orang sebrang
Jika mengartikan kata dari memahat kosakata dari judul puisinya. Memahat adalah teknik melʋbangi objek yang akan digunakan dalam membuat sesuatu karya dengan menggunakan alat pahat. Tapi kita tidak membahas memahat, karena ini kita membahas puisi hehehe, hanya berhubunga dengan kata memahat. Nah berikut ini puisinya.

MEMAHAT AWAN
Karya MS Sang Muham

Malam membelenggu jiwa
terus saja melontarkan tanya
padahal tak pernah temukan jawab semestinya
bertaburan syak wasangka bermuara ke lautan kecewa
bening hati mulai keruh

Entah untuk apa berharap pelangi di malam gulita
memahat awan mencederai hati nurani

Semakin kukejar semakin jauh ia berlari
tak perlu menyiksa diri sebab malam kan berujung pagi

Setelah upaya terkuras jiwa raga mesti ikhlas
suratan diri adalah peran yang harus di jalani
tuntaskan tiap episode walau tak seturut kata hati
suratan takdir pribadi lepas pribadi tak mungkin di hindari
semoga harapan diri secerah mentari esok pagi

#Billymoonistanaku, Kamismalam, Januari 19/2017 = 24:00 wib

ORANG SEBERANG
Karya MS Sang Muham

Hari ini sapta windu nan lalu
langit terkoyak tangis bayi menyalak
jumat kliwon aroma mistis terlukis

Anak petani desa merangkai cita-cita menantang ibu kota
serupa kuda lolos dari lobang jarum katanya
tak ada yang percaya apalagi berdiri di belakangnya
berbekal tekad sendirian melukis angkasa
perjuangan itu tidak sia-sia

Dari Lembah Tidar ke Candi Baru
berdiri paling depan suarakan kebenaran
tak paham basa basi bicara apa adanya
jujur ikhlas senafas iman di dada
tercatat sebagai Bhayangkara Negara

Terlunta-lunta di lembah pengabdian tercinta
terasing di antara kolega
tertinggal layaknya kereta
tak satu pun perduli nasib menimpa
hingga senja melati layu di ujung usia

Takdir dan nasib adalah suratan pasti
tiap pribadi di tentukan sejak dini
kodrat insani pasti di genapi

Aku orang seberang bertakdir perwira perang
Nusantara memanggil sejahterakan sesama
wadah bersih hati putih syarat utama
jujur setia dan sabar kunci pembuka
tiba saatnya kita bersua di episode sejahtera sararea

Inilah aku orang seberang menyembah rekso ndaplang
sahabat bocah angon bergelar perwira perang
pilar utama menuju nusantara jaya

#Billymoonistanaku, Jumatkliwon-pagi, Januari 20/2017 = 06:46 wib
---------------

Demikianlah puisi memahat awan beserta puisi orang sebarang. Simak/baca juga puisi Ms Sang muham yang lain di blog ini, semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK