Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, gemuruh amuk rindu. Rindu adalah sebuah perasaan yang mengharap harapkan akan sesuatu. Biasanya, rindu dialami etika mengingkan kehadiran yang dinginkan. rindu biasa juga di sebut kangen.

Rindu biasa di apresiasikan pada kecintaan terhadap seseorang atau sesutu yang diingkan, karena lamanya waktu tak pernah melihat, pada objek yang dirindukan. nah di bawah ini pada puisi yang kedua berhubungan dengan kata rindu, atau puisi rindu. mewakili puisi yang lain, karya dari Oss Manoppo, ada empat judul puisinya kami update di halaman ini diantaranya:
  1. Puisi pelupuk awal januari
  2. Puisi Gemuruh amuk rindu (puisi rindu)
  3. Puisi Yang tersayang, dan
  4. Puisi Ketika.
Puisi puisinya bercerita tentang cinta, entah pengalaman pribadi atau hanya sebuah inpirasi, karena terkadang penulis puisi apa yang terlintas di benaknya itu yang mereka tulis, jadi tak selamanya puisi pengalaman pribadi,  kita simak saja puisinya berikut ini di mulai dai puisi pelupuk awal januari.


PELUPUK AWAL JANUARI

Pelupuk januari
Dengan sepasang kelopaknya mengurai tangis
Kerdip curahnya mengucur deras
Jatuh mendarat di pelataran mayapada
Derap tetesnya memantul dalam sunyiku
Dingin memangku praha rasa
Gigil gelisah melimpah ruahkan kerinduan
Dan paras pucatmu melangkaui busur waktu

Di sini
Di awal januari yang membasah
Peluk bayangmu mengalir dalam napas langit
Aku tengadah
Engkau membasuh senyum dalam genangan samar
Senandung jauhmu tak jua berujung
Siul lapatmu menegur sampul kelana
Neteslah segala binar
Neteslah segenap nektar ronaku

Oss.am
Subang,10-01-2017

GEMURUH AMUK RINDU

Amuk rindu berceloteh dengan mega
Tirai kelamnya menyelimuti peraduan maya
Selarik cahaya hiasi rasa
Saat kemilaumu menerbangkan lena
Pisau risau pun menebangi jiwa
Menikam gulana
Melobangi nestapa
Tajam rembangmu menusuk bianglala

Gemuruh amuk rindu di bait sunyi
Syair diri berkilatan puji
Pecah maknanya ditelanjangi mimpi
Serak suara rahasia hati
Berteriak dalam dawai nurani
Kau purnama yang kucari
Dalam legamnya mega yang terus bernyanyi
Dalam likunya waktu yang mengedip tak bertepi

Oss.am
Subang,13-01-2017

YANG TERSAYANG

Yang tersayang
Dengarkanlah!
Gemericik air di atas bebatuan
Sang bayu kecil yang menggoyangkan dedaunan
Irama gelombang meresahkan karang
Tangisan bayi mungil di pangkuan ibunya
Bisingnya kedip malam metropolitan
Lantang anarkis sekumpulan pendemo
Itulah suara nuraniku untukmu

Yang tersayang
Rasakanlah!
Gᄱnitnya matahari asia
Gigil malam yang mengelupas sunyi
Degup jantung tertimpa kejut
Hirup sejuk beranda bukit
Dahaganya musafir yang tersesat di padang pasir
Semilir senja meredup di tepian pantai
Itulah rasa nuraniku untukmu

Yang tersayang
Lihatlah!
Pelangi melintang di atas cakrawala
Ilalang yang tumbuh di tanah gersang
Sang pujangga dengan kutipan aksaranya
Lemah gemulainya penari latar
Kepakan sayap merpati dalam tangisan langit
Indahnya gugusan panorama nusantara
Itulah tatapan lembut nuraniku untukmu

Oss.am
Subang,15-01-2017

KETIKA

Selaksa
Regang rasa memahat raga
Ketika, remangmu melobangi kelopak lena

Selaksa
Gelak syahdan jiwa
Ketika, sayupmu mengembarakan cerita

Selaksa
Rindang sunyi memanjati sukma
Ketika, lirihmu tak lagi menggelitik cakrawala

Selaksa
Rindu terpaku mendiami aksara
Ketika, sampulmu hanya sketsa dan tak berwarna

Oss.am
Subang, 24-01-2017
----------------

Demikianlah puisi gemuruh amuk rindu (puisi rindu) dan puisi judul puisi yang lainnya. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi dari Oss.am menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK