Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, Derasnya air dalam rindu. Derasnya air dapat dibendung, deras rindu tak mampu di tahan, dalam rindu mengenangmu selalu, derasnya harus di sikapi secara cermat. jika tidak rindu akan membuatmu merana. Begitulah "kura-kura" tentang penggalan kata rindu.

Di bawah ini ada empat judul puisi karya dari Siamir Maralafau, bersama puisi derasnya air dalam rindu, judul- judul puisinya antara lain.
  • Puisi Buta
  • Puisi Harapan Runtuh
  • Puisi Derasnya Air dalam rindu
  • Puisi Nʌfsu Dunia
Puisinya berbeda- beda tema, tapi intinya tetap tentang cinta seperti Nama gelarnya Penyair dalam lingkaran cinta, adapun puisi sebagi berikut, di mulai dari puisi berjudul buta, di tutup puisi napsʋ dunia, kita simak saja puisinya.

==BUTA=
Karya :siamir marulafau

Sungguh mata menerang
Bagaikan sinar menyinari bumi
Malam hari kurindukan kehadiranmu
Meskipun rembulan bercahaya
Hanya menerang di mata sekejap

Jika mata hati tak menoleh
Dunia tak akan senyum lagi
Apakah mata hatimu tajam setajam pisau?
Tak akan menikam di celah-celah rumah bertepah
Hanya meneropong bintang bercahaya
Tak buta di tembok istana kupanjat
Akan buta pada semut-semut di seberang lautan

Mataku dan matamu sungguh tak sama
Meskipun kacanya tak berlian
Kaca hatiku tajam bagaikan jarum
Menikam pada setiap relung
Jika kacanya terbuka
Menerang di segala penjuru,menerang di segala penjuru

sm/12/01/2016

==HARAPAN RUNTUH==
Karya: siamir marulafau

Ingatanmu untukku
Hanya bayang-bayang

Kasihmu untukku
Hanya sepintas
Tak menyerap relung

Senyummu sinis
Tak mengikat tali hatiku

Meskipun kejengkelan terusik
Sinarnya redup

Di malam hari tak bercahaya
Bintang redup

Walaupun pelangi merangkul
Kasihmu sirna

Dompetku menangis
Terguras,terguras habis

Sampai terhempas di daratan sunyi
Di kala langit runtuh :
Menyengat dalam sanubari

sm/12/01/2016

===DERASNYA AIR DALAM RINDU===
Karya: siamirmarulafau

Aku tak akan berpaling menyulam senyummu
Jika dikau mengukir harapanku
Sepanjang air di atas daun tak mengalir ke hulu
Akan kugapai di muara sungai dengan derasnya air membasahi rinduku

sm/13/01/2017

==NAFSV DUNIA==
Karya:siamirmarulafau

Hanya melepaskan nʌfsu
Di kala bumi menjadi bantal
Terpijak-pijak dengan syetan
Menggelora dalam jiwa

Pikiran terhunus pisau tajam
Dunia gelap sepertinya tak terpijak
Tak terpikirkan lagi
Ombak besar menggulung iman

Kerakusan bagaikan seekor buaya
Mengganas memangsa
Melahap di setiap tempat
Di saat birʌhi bergelora

sm/15/01/2017
----------

Demikianlah puisi derasnya air dalam rindu beserta judul puisi yang lain. Simak/baca juga puisi berikutnya di blog ini, semoga puisinya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK