Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Allah mencarimu. Puisi karya dari Syaiba Nurul Habieb bermakna religi sesuai dengan nama sang penulisnya, di puisi yang ketiga yang kita jadikan sebagai judul utama, Allah mencarimu. seolah mengadu kepadaNya dan memberikan nasehat.
Karena  dia yakin, sifat Allah itu, Allah maha pengampun, Allah sumber kekuatan, Allah maha segala- galanya Allahu Akbar.

Puisi di halaman ini ada tiga judul semua puisi tentang religi atau puisi bertema agama islam membahas (mungkin) tentang pribadinya, tapi itulah puisi terkadang hanya fiksi. berikut ini judul puisinya.
  1. Puisi sebujur bangkai
  2. Puisi agama, dan
  3. Puisi Allah mencarimu
Selengkapnya silahkan di simak atau baca saja puisinya di mulai dari puisi berjudul sebujur bangkai, dan seterusnnya.

Sebujur Bangkai
Syaiba Nurul Habieb

Puluhan tahun kumenanti
Kepercayaan dari sang Ilahi
Tapi tak jua kudapati
Putra dari rahim sang istri

Menikah lagi?
Tak terbersit dalam hati
Ikhlas dan kesabaran istri
Melebihi tingginya merapi
Kucintai walau kuharus mati mendahului

Allah... terima kasih atas ujian ini
Ikhlas dan kutetap menghambakan diri
Karena hakMu lebih hakiki
Semua pasti terbaik buat diri pribadi

Ke alam kubur..
Tiada harapan ada anak soleh mendoaiku
Amal jariah, akupun tak berharta tuk itu
Ilmu, hanya secuil kumiliki bisakah membantu
Terputus amalku
Terputus pahalaku. Yang tersisa
Sebujur bangkai tubuhku..
Allah bolehkah kumenangisi...

AGAMA
Syaiba Nurul Habieb

Di dalam agama terkumpul keteraturan
Di balik keteraturan karena adanya kebenaran
Disisi kedua kebenaran adalah kebaikan
Disebut kebaikan karena bersikap serba baik

Kebenaran akan sebatas prasasti
Jika tak diwujudkan dalam kebaikan nyata
Ada kebaikan karena diyakininya kebenaran
Tiada berarti kebenaran tanpa kebaikan

ALLAH MENCARIMU
Syaiba Nurul Habieb

Sarapan pagi kopi pahit dan sebongkah ubi
Berkendara sendal jepit mencari rezeki
Hingga senja hari tak jua kau dapati..

Berpeluh lelah kau bekerja hingga lembur waktu
Sesekali sembunyi di toilet karena debt collector menunggu
Istri cantik kan gugat cerai jika tak diberi sesuatu

Lalu....mereka menjerit komplain pada Tuhan
Kemana Engkau wahai Allah...
Mengapa kami Miskin..mngapa gajiku tak sepadan..
Kenapa Engkau tinggalkan aku..

Allah mencarimu wahai hamba
Allah selalu setia menunggumu
Dia cari kau di sudut masjid dan musholla
Dia menunggumu di sepertiga malam terakhir
Dia menantimu di waktu dhuha
Dia merindukanmu berdoa mengeluh padaNya

Tapi kamu tak pernah ada
Tapi kamu tak pernah hadir
Tapi kamu tak pernah mendekat
Tapi kau tak pernah mau bersujud
Tapi kau tak pernah mau bersimpuh
Tapi kau tak pernah menjadikanNya penolongmu

Kau sombong
Kau angkuh
Kau lupa daratan
Kau lupakan sajadah
Kau lupakan Kalam KalamNya..
Namun tetap...Tuhan menantimu
Bertobatlah kawan...
----------------

Demikianlah puisi Allah mencarimu dan dua judul puisi yang lain. Simak/baca juga puisi yang ada di blog ini, semoga puisinya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK