Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi aku tak perduli. walau apa yang terjadi meski kemustahilan membayangi kegamangan menghantui Rasa ini masih saja kuat membuat sekarat aku tertawan dalam jerat fatamorgana tentangmu aku tak berdaya karena aku butuh cinta.

Pragraf diatas hanya deskripsi puisi yang kita update kali ini, berkati dengan salah salah satu kosakata perduli judul puisinya.  Peduli adalah sebuah sikap keberpihakan kita untuk melibatkan diri dalam persoalan, keadaan atau kondisi yang terjadi di sekitar kita.

Bagaimana jika tak perduli? tak perduli artinya adalah orang orang yang enggan terpanggil melibatkan diri dalam persoalan yang di hadapai. enggan melakukan sesuatu agar kita keluar dari masalah yang di hadapi. Mungkin begitulah  "kura-kura"

Adapun puisi kita kali ini, salah satunya berjudul aku tak perduli, dua judul yang lain, berikut ini judul puisinya
  1. Puisi Tersenyumlah
  2. Puisi Aku Tak Perduli
  3. Puisi  Maafkan Aku
Ketiga puisi ini masih karya dari Sang Fakir, Silahkan di simak saja agar tak penasaran makna yang terkandung dari bait bait puisinya.

TERSENYUMLAH

saat ini tengah apa dirimu
Tetap tersenyum 'kan?
Menoreh ceria di kanvas dunia
Mengukir tawa penuh bahagia

Tersenyumlah
Bersama warna-warna itu
Pelangi di sekitar langitmu
Terus ceria, hingga mendung menyisih seakan tanpa daya

Bahagialah
Buatlah mentari yang pongah tertunduk
Sebab pijarmu yang teduh
Telah menjelma
Laksana payung untuk mereka
Warna-warna yang setia menemanimu

Dari bilik hening
Kupandangi engkau
Yang ceria, penuh tawa
Dan itu telah cukup untukku rasa bahagia
Tersenyumlah ...

AKU TAK PERDULI

Aku tak peduli
Engkau apa dan siapa
Yang aku tahu
Hanya kamu yang kudamba

Biarlah, meski kemustahilan membayangi
Juga kegamangan menghantui
Aku tak peduli

Aku masih di sini
Entah sampai kapan, aku tak peduli
Yang kutahu, saat ini hanya kau penghias nurani

Pelan dan perlahan
Jika kau ijinkan nuranimu menyelam
Akan kau rasakan
Betapa aku mengharap hadirmu
Nda .. Hanya bayangmu yang buatku tersenyum
Dan hadirmu harapanku

MAAFKAN AKU

Maafkan aku
Telah melukai pun jadikanmu membisu
Ciptakan rasa jengah berujung entah

Maaf ...Bukan aku sengaja mengurai kata
Mencipta kalimat agar kau baca
Menoreh aksara dengan harap menembus sukma

Semua sungguh alami
Aku ikuti nurani
Yang ajak jemari ungkap rasa hati
Bahwa, hanya engkau juwita yang tak letih untukku tabah dalam menanti

Sekali lagi maaf ...
Rasa ini masih saja kuat
Aku telah mencoba membuat ini sekarat
Namun justru aku kian tertawan dalam jerat
Fatamorgana tentangmu nan memikat

Meski, bidadari-bidadari yang jauh mempesona
Kerap hadir menyapa
Semua hambar kurasa
Sebab nurani telah berkata
Hanya engkau, yang memang harus aku puja
Maafkan aku
--------------------

Demikianlah puisi aku tak perduli puisi maafkan aku beserta puisi tersenyumlah. Simak/baca juga karya yang lain Sang Fakir/ Mheefh  di blog ini, semoga puisinya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments

 
INFO KLIK