Breaking News
Loading...

Puisi surat buat kawan. Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan berita tertulis pada satu pihak kepada pihak lain. fungsinya mencakup mencakup 5 hal, sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, serta gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; serta panduan untu bekerja.

Surat kepada kawan artinya menyampaikan sesutu kepada kawan dalam bentul tertulis, nama jaman sekarang sepertinya sudah tak jaman pakai surat suratan sekarang jaman teknologi, kebanyakan mengunan surat elektronik atau emauil sms dan banyak lagi cara menyampaika sesuatu hal kepada orang orang. begitulah kita tentang surat.

Ada dua puisi pada kesempatan ini, kedua puisi ini di tulis oleh Fredy, adapun  masing masing judulnya.
  • Puisi Kembang ap1
  • Puisi Surat buat kawan.
Salah satu bait dari puisinya. "Entah sudah berapa rindu kulipat dalam sajakku lalu kubawa pulang di riuh berbinar, siluet jiwa menjemput fajar, padahal sudah kututup rapat di antara garis telapak tanganku waktu itu buatku tersipu-rayu". kelanjutannya silahkan disimak saja di bawah ini

KEMBANG AP1

Terbang! terbang saja berbinar-binar
Lalu gʌmbar di gelap langit sana
Apakah pantulannya akan mengaca pada sirat setahun yang lalu
Yang jelas-jelas kau bunuh

Kembang! berkembanglah bunga apimu
Meski sedetik berlalu kan padam
Hingarnya dentang jam
Jalʌng-jʌlang riuh selanjutnya diam
Pada datangnya wajah terkasih yang baru
Berkembang atau kan kuyu lantas melayu

Kembʌng api berapi api
Api mengembang nyala padam lagi
Kan kita jadikan siluet jiwa menjemput fajar hari pertama
Atau mati seperti biasa
Melulu pasrah pada gulita

Parade kembʌng api
Lalu menjelma sunyi
Tiada nyanyi, tiada tari
Atau sampai kapankah kita sembunyi
Kekasih ?!!

Berliana Kharisma Ayu
Jakarta, 231216

SURAT BUAT KAWAN

Setelah pergimu
Entah sudah berapa rindu kulipat dalam sajakku
Entah sudah berapa pelʌcur lagi yang kutawar agar menggadaikan cintanya
Lalu kubawa pulang di riuh pᥱrmainan domino antara kita
Di dalam kontrakan istana tiga kali tiga
Lalu kau bilang "Banting saja kartumu, sudah kutebak gʌmbar itu!".
Padahal sudah kututup rapat di antara garis telapak tanganku waktu itu
Dan itu buatku tersipu-rayu

Kemudian bersama kopi dan sebatang r0kok menunggu gaji, kami pun diskusi
Kawan, besok kita makan mie instan saja!
Tak usah gundah tak perlu gulana
Tawa kita memecah suasana
Diantara sesak-sesak dada

Tak ingatkah kau semua itu ?!
Akhir tulusanku tertuju padamu
Besok kukirim kelangit agar merekapun mendengar saat-saat kita menjerit

Kawan aku yang masih mengenangmu
Hilang ditikam remang-remang

Fredi FA
Jakarta, 251216
--------

Demikianlah puisi surat buat kawan. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisinya dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK