Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, Puisi Senja di pelataran kaki gunungg leutik. Jika berbicara tentang senja maka kita akan mengingat waktu akan menjelang malam, senja adalah waktu yang istimewa bagi sebagian orang. Tergantung bagaimana  mendefinisikan keindahannya,

Keindahan senja biasanya disebut, karena warna sinar matahari yang tidak seperti di jam jam sebelumya. dan juga di waktu senjalah kita dapat berbaur/beristrahat setelah seharin beraktivitas, itu mungkin kenapa senja dikatkan indah.

Dan juja senja di katakan indah, karena para penulis, salah satuya penulis puisi dlam bait bait pusinya senja disengaja di tulis sedikian indah, hingga kita senja sering di kata senja yang indah, namun kenyataan, sama saja dengan waktu waktu biasa. begitulah kira kira pehaman saya, jika salah di benarin yah 😄

Puisi senja

Ada dua puisi senja pada pada kesempanta ini kedua puisi tersebut karya Satria Panji Elfalah, masing masing judulnya.
  • Puisi Senja Meniti
  • Puisi Senja di pelataran kaki gunu leutik
Salah satu bait dari puisi tema senja. "Kabut perlahan menggerayangi tiap pucuk daun teh yang malu-malu, meniti senja adzan maghrib berkumandang Udaranya sesegar kembang perawan desa Selalu kusandingkan dengan kepulan asap". kelanjutannya silahkan disimasak saja di bwah ini.

Meniti Senja
Karya: Satria Panji Elfalah

Senja ini Berbera dari yang sebelumnya ..
Ya, aku meniti senja ini di antara derit mesin kendaraan dan indahnya perkebunan teh ..
Puncak, Bogor ..

Rehat sejenak melepas peluh dan meregangkan otot pʌntatku yang terasa kebas ..
Secangkir Mona, Nyi Ayu dan sebungkus Cino menemani rehatku ..
Ah, sungguh Tuhan Maha Asyik ..

Tiada lembayung senja di cakrawala ..
Tiada bias mentari di pelataran bumi ..
Hanya kabut dan hujan yang menggawangi ganasnya jalan aspal ..

Rasanya enggan meneruskan untuk mencumbu aspal menuju Bandung ..
Namun, pedal gas harus terus kutarik hingga malam nanti ..

Kabut pun perlahan menggerayangi tiap pucuk daun teh yang malu-malu kucing ..
Napasku bak naga yang menghembuskan uap panas ..
Disini, di antara ringkikkan klakson dan perkebunan teh ..
Aku bersajak ..

Puncak, Bogor.
25 Desember 2016.

Senja Di Pelataran Kaki Gunung Leutik
Karya: Satria Panji Elfalah

Senjaku di pelataran kaki gunung Leutik ..
Kampung halaman tempatku menarik-narik benang layangan di sawah ..
Dari siang hingga petang terbahak bersama kawan-kawan ..
Sering kali pulang dengan kaki berlumuran lumpur sawah sisa maraton mengejar layangan yang kalah tanding ..

Masih teringat kala sebelas patriot beradu memperebutkan si kulit bundar ..
Teriakan lantang berisi umpatan termuntahkan kala si kulit bundar melambung sesuka hati menjauhi tiang gawang ..
Dulu aku adalah bagian dari sebelas patriot ..
Pantang pulang hingga adzan maghrib berkumandang ..
Udaranya sesegar kembang perawan desa ..
Selalu kusandingkan dengan kepulan asap Mona dan Nyi Ayu ..
Ah, memabʋkkan tiap serpihan kabut yang selalu bersenandung di kala fajar dan senja ..

Hampir tiada yang beranjak dari lantai bumi ..
Generasi penerus tukang sabʋng layang-layang masih berkoar-koar kala mentari terpeleset menuju barat .
Sebelas patriot yang berikutnya masih menginjak-injak tanah lapang tempatku dulu berlarian kalang kabut menghalau serangan balik lawan ..
Dan mereka masih pantang pulang sebelum adzan maghrib berkumandang ..

Momen nostalgia bercokol dimana-mana ..
Begitu banyak hingga tak mampu kurajut dalam sajakku ..
Kuharap semua akan tetap seindah dulu ..
Seindah senja di pelataran gunung Leutik ..
Desa Gunung Leutik, Bandung.

26 Desember 2016.
------

Demikianlah puisi senja di pelataran kaki gunungg leutik. Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semoga puisi tentang senja di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK