Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. Sajak embun di banten. Ya Allah ya Tuhan kami, izinkanlah hambamu ini memohon pada-Mu. Lindungilah saudara dan saudari kami di Palestina, berikanlah keselamatan bagi mereka yang ada di Suriah negara-negara muslim tengah didera konflik. Selamatkanlah Rohingya kami dari moncong-moncong sᥱnapan.

Sajak embun di banten, judul puisi di kesempatan ini, bagaimana puisinya, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja berikut ini.

Sajak Embun Di Banten
Satria Panji Elsparrow

Pagi ini ..
Mentari pun masih bermanja bersama rintihan jangkrik ..
Hujan gerimis perlahan menyapa derap langkahku menuju Masjid Ats-Tsauroh ..
Demi menjadi saksi kebangkitan saudara dan saudari Muslim yang sepahnya sepahit mengkudu di antara bola mata dunia ..

Aku terhenyak dalam sendu kala Sang Imam menengadahkan tangannya ..
Menangkup butiran embun pagi yang masih melarang di udara bak emas permata ..
Kata-katanya riuh mengalir bagai gerimis .
Menohok kedua kantung air mataku dan menarik pelatuknya hingga proyektil-proyektil kecil air mata berdesing menghantam haribaan sarungku ..

"Ya Allah ya Tuhan kami, izinkanlah hambamu ini memohon pada-Mu di pagi buta ini. Lindungilah saudara dan saudari kami di Palestina, berikanlah keselamatan bagi mereka yang ada di Suriah dan negara-negara muslim yang tengah didera konflik. Selamatkanlah keluarga Rohingya kami dari moncong-moncong sᥱnapan. Kuatkanlah darah dan daging Ibu Pertiwi di Aceh, Bumi Serambi Mekah kami ya Allah. Sesungguhnya engkau adalah zat Yang Maha Mengabulkan segala ratapan hambanya"

Sungguh, hati ini seolah terkoyak ..
Saudara dan saudari muslimku, didera badai darah dan air mata di sana sini ..
Sebut saja warga Palestina, Suriah, Rohingya bahkan Aceh ..
Cobaan demi cobaan seolah datang tanpa henti, tanpa kenal jeda bak warteg, didatangi oleh orang-orang yang kelaparan di bulan Ramadhan saat siang bolong ..

Kepada saudara-saudari muslimku ..
Dimanapun serpihan padimu atau gandummu atau singkongmu berasal ..
Sumbangan harta benda yang besar untuk mereka adalah ibarat oase di padang tandus ..
Sedangkan do'a yang tiada henti untuk mereka adalah uluran tangan-tangan surga ..
Kelak, mereka akan tertolong ..
Kelak, mereka akan tersenyum kembali ..
Bukan jerit tangis di antara desingan peluru ..
Bukan nafas pilu dari dalam tubuh yang hanya tulang berbungkus kulit tanpa daging ..
Bukan ratapan ibu yang kehilangan buah hatinya ..
Bukan isak pengantin baru yang menjadi janda instan ..
Bukan air mata duka anak-anak yang menjadi yatim piatu dalam semalam ..
Bukan air mata duka!
Bukan air mata penuh luka!

Kelak ..
Air mata bahagia yang akan mewarnai kanvas-kanvas usang ribuan exodus Suriah ..
Air mata canda tawa anak-anak Gaza ..
Air mata dalam sujud syukur saudara-saudari Rohingya ..
Air mata kedamaian Bumi Serambi Mekah, Aceh ..
Air mata bahagia kita semuanya ..
Sebagai satu kesatuan ..
Dengan satu tujuan ..
Tak lain dan tak bukan ..
Kedamaian ..

Serang, 12 Desember 2016.
----------

Demikianlah Sajak embun di banten. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments