Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi rintik rintik cintamu. ketika berbicara tentang rintik biasanya menjelaskan tentang hujan akan tetapai disini rintik merupakan bahasa puisi yang biasa diartikan merindukan kekasih yang jauh. Itulah puisi yang  umunya bait baitnya paradoks.

Rintik rintik cintamu, satu dari tiga puisi di kesemppatan ini adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi penasaran
  2. Puisi rintik rintik cintamu
  3. Puisi berubah
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi tersebut. "Gigil musim dingin mengcengkam kalbu rinduku dan mataku tak lena beradu membelenggu jiwa Merantai kuat membekas. penasaran berubah menerangi Kegelapan hati mengcengkam kalbu". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

PENASARAN
Herlina Alle

Gurat tanya masih terkenang
Kepastian kata tersimpan rahasia
Inikah bayang wajah misteri
Menyimpan ribuan ketidakpastian

Haruskah ku marah?
Rasa membelenggu jiwa
Merantai kuat membekas
Uh, sakit tak menangis

Masih menyimpan tanya
Berputar hantui pikiran
Sudahlah, aku bosan
Lelah hati kian penasaran

Clp, 301116

RINTIK-RINTIK CINTAMU
Jun Haira

Masih merinai membasahi sekujur hati
hingga gigil musim dingin
mengcengkam kalbu rinduku
dan mataku tak lena beradu

kau bawaku di penghujung musim
melihat derai hujan berjatuhan
antara ilusi dan kenyataan
sekujur jasadku kedinginan

bersamamu melewati segala monsun
dalam cinta yang kekal menguntum
doakan ku tetap tabah
meniti permatang berlainan arah

kala rinai hujan semakin rancak
hanya diamku adalah isyarat
di situ gigilku kian hebat
hanya tulus cintamu menjadi penghangat.

Jun Haira
Kelantan, Malaysia, 1 Disember 2016

BERUBAH
Putera Remy Merindu

Biarpun matahari
Menerangi untuk seribu tahun lagi
Takkan mampu menerangi
Kegelapan hati
Air di kali yang mengalir terus
Memenuhi tujuh lautan
Takkan bisa mencuci sezarah noda

Satu perubahan
Sebagai titik permulaan
Bukan bermulanya
Pada kejadian siang dan malam
Semuanya pada
Diri sendiri
----------

Demikianlah puisi rintk rintik cintamu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK