Breaking News
Loading...

Puisi dan kat bijak, Puisi penderitaan Rohingya. Terkini histeria di negeri bertabur aniaya gadis-gadis, janda-janda, ibu-ibu, diperk0sa lantas dibĘŚntai para tentara dan rahib berhati buaya, Ratusan desa luluh lantak bersama ribuan rumah hilang dalam sekejap.

Pragraf diatas salah satu penggalan bait dari puisi dikesempatan kali ini, bagaimana cerita dan makna puisinya untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini

ROHINGYA
Karya: Samanta

Neraka itu bernama Rohingya
ketika ribuan pelantun takbir dibakar hidup-hidup di kampung-kampung dan jalan-jalan raya
berlaksa bocah mendadak yatim dan lansia terlantar memekik-mekik histeria di negeri bertabur aniaya
gadis-gadis, janda-janda, ibu-ibu, diperk0sa lantas dibĘŚntai para tentara dan rahib berhati buaya

Ratusan desa luluh lantak bersama ribuan rumah, pasar, masjid dicakar-cakar rezim pelebaya
beribu rakyat bersenjata tahlil hanya bisa meraung-raung pilu sebelum ambruk tanpa daya
manusia-manusia lemah paling tertindas di planet bumi yang semakin meloya
ya, drama pembersihan etnis terzalim sepanjang tarikh itulah Rohingya

Depan, belakang, kiri, kanan, atas, bawah telah dikepung ajal dan semua mara bahaya
tiada lagi tempat yang menyediakan setitikpun cahaya
azab Rwanda telah berpindah ke Asia Tenggara yang sok berbudaya
ketika Tuhan berdiri tepat di atas kepala satu juta hamba sahaya

Oh, Rohingya...
berketi-keti umat pasrah, babak belur, harus berlarian panik memboya
tanpa makan, tanpa minum, tanpa biaya
di jahiliahnya penguasa peraih Nobel yang kian miskin kuaya dan upaya

Bumi Allah, 7 Desember 2016
----------

Demikianlah puisi penderitaan Rohingya. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Samanta (Sang Mahadewa cinta) di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK