Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. Puisi malam mengidung sunyi. Malam adalah ketika sesudah matahari terbenam sampai matahari terbit. Malam biasa juga didefinisikan suatu masa (ketika) di mana sebuah daerah sedang berada pada posisi yg tak berhadapan dengan matahari, dan menjadi gelap karena di belakangi matahari.

Dalam kehidupan kata kata malam seperti malam yang sunyi, malam yang dingin biasa biasa kita jumpai di maya atau ucapan sehari-hari, sedanggkan puisi malam yang bertebaran di maya seperti puisi embun malam, puisi selamat malam kekasih, puisi selamat malam untuk orang tersayang, puisi renungan malam tentang orang tua, puisi alam orang tercinta. begitulah kira-kira tentang malam yang biasa kita jumpai.

Dan mengidung adalah kata dasar dari kidung. yang artinya bentuknya tembang, baik nama maupun metrum yang dianut seperti halnya Tembang Macapat.(Macapat ialah tembang atau puisi tradisional yang berasal dari Jawa) biasa juga di sebut nyanyian.

Puisi malam mengidung sunyi, saalah satu dari dua puisi kali ini, dapat di artikan suasana malam yang sunyi, adapun kedua judul puisinya
  • Puisi Masa Suram
  • Puisi Malam mengidung sunyi
Salah satu bait dari puisinya. "Masa suram jiwa tiada tenang mengarsir gelisah membungkam hasrat menenggelamkan kedalam bimbang senyap mengenggam makin meraja melebur bersama bisunya malam membenamkan raga dengan manja". Kelanjutannya silahkan disimak saja di bawah ini.

MASA SURAM
Karya: Ijoel Aderline

Dikala matahari kembali keperaduan
Senja mengabarkan datangnya malam
Membawa sejumput risau mendalam
Bergelayut manja menggenangi pikiran

Jiwa pun tiada tenang
Mengarsir gelisah membungkam hasrat
Menenggelamkan kedalam bimbang
Mengurai kelam yang menggurat

Memancing persaaan durjana
Menganggkat bangkai masalalu
Membuatku menjadi gundah gulana
Memikirkan masa suram kembali merayu

Anderline
Balikpapan, 10 Desember 2016

MALAM MENGIDUNG SUNYI
Karya: Ijoel Anderline

Denting jam malam bertalu
Berdetak pada detik- detik sunyi
Menyusuri lenggang Sang waktu
Menawar kehampaan menemani

Angin berhembus sunyi melambai
Hening malam langit pekat
Kabut menghitam nampak berjumbai
Bias cahaya purnama tersekat

Senyap mengenggam makin meraja
Melebur bersama bisunya malam
Membenamkan raga dengan manja
Mengikat kelam di altar perduan

Sepoi berderik menelusup di celah ranting
Daun- daun menari melagukan aksara sunyi
Suara hati congkak di tampar hening
Jiwa menyepi lara pun merdu bernyanyi

Balikpapan, 04 Desember 2016
-----------

Demikianlah puisi malam mengidung sunyi. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments