Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. puisi duka bencana Aceh. Gempa bumi berkekuatan 6,5 SR mengguncang tiga kabupaten di Aceh. Sebanyak seratus orang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari sebelas ribu orang mengungsi.

Masih jernih dalam ingatan dua belas tahun lalu diluluhlantakkan oleh tsunami mahadahsyat Isak tangis pun kembali mengalun beriringan dengan gema takbir setiap gempa susulan muncul. bencana alam kembali terjadi gempa ini pun menjadi duka di ujung tahun.

Berkaitan dengan bencana aceh Puisi di bawah ini, tentang bencana di Aceh, tentang gempa yang kembali melanda Propensi ujung barat indonesia. tepatnya di Pidie adapun judul-judul puisinya.
  1. Puisi Aceh Pagi Ini
  2. Puisi Duka Serambi Mekah
  3. Puisi Air Mata Di Serambi mekah
Salah satu bait dari puisi bencana  Aceh."Serambi mekah Dukamu tak kunjung usai, deritamu begitu berantai, doa tulus terlepas tuk tepis lukamu semoga cepat berlalu deritamu"  Selengkapnya di simak saja puisi atas keprihatinan bencana yang terjadi di aceh.

ACEH PAGI INI
Husain Ismail

Duka cita hadir lagi
tanah rencong pagi ini bergetar
belum hilang dari ingatan
tangis yang lalu masih terngiang

Serambi mekah,..
Dukamu tak kunjung usai
deritamu begitu berantai
doa tulus terlepas tuk tepis lukamu
semoga cepat berlalu deritamu

Tabah dan sabar yang begitu besar
semua itu cobaan dalam ujian
tetap kuat imanmu saudaraku
turut berkabung atas bebanmu

Adi Luwih,Lampung,071216,Husain Ismail

DUKA SERAMBI MEKKAH

Di pagi nan cerah
Embun anggun sejuk membasah
Mentari pun indah memerah
Kicau burung riang memecah

Namun, damai itu berubah
Alam menggeliat kasar berpolah
Kehidupan seketika menjadi resah
Gempa menyambangi Serambi Mekkah

Aceh kembali luluh lantah
Di fajar nan basah
Pencakar langit runtuh merebah
Jatuh, tak mampu tersanggah

Semoga alam sekedar gerah
Kejadian silam jangan singgah
Hanya sebagai cara menggugah
Untuk lebih tekun beribadah

semoga aceh kembali indah

Mheefrhoodheent
Jambi, 07-12-2016

AIR MATA DI SERAMBI MEKKAH
Esti

Rintihan subuh di serambi mekkah
Saat seruan sujud baru tercurah
Sebelum sempat menggelar sajadah
Buana bergetar mengumbar amarah

Duka sambangi segenap jiwa
Berkubang dalam tumpahan air mata
Bercampur genangan darah saudara kita
Puluhan nyawa tertimbun tanpa pusara

Langit seakan menunjukkan tanda
Belum mampu kita cerna dan membaca
Keadilan yang dipertontonkan Sang Penguasa
Inikah timbangan dari seluruh dosa

Siapkan diri dengan ribuan zikir
Menjawab gelaran Penguasa Takdir
Mari bersama kita menafsir
Semua bencana sebagai imbalan yang terukir

Praya; 07~12~2016
------------

Demikianlah puisi duka bencana Aceh. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments