Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi bidadari. bidadari surga menurut islam adalah pasangan bagi para penghuni surga. kata Bidadari sendiri, di dalam Al Qur’an disebut huur. kata huur tersebut merupakan bentuk kata yg bebas kelĘŚmin, artinya dapat diartikan sebagai perempuan dan dapat juga laki- laki. Huur merupakan sosok yang diciptakan sesuai keinginan serta hasrat si penghuni, tergantung kecenderungannya.

Kesan yg dimunculkan oleh istilah ‘huur’ tersebut merupakan terkait dengan , keindahan, pengabdian, kesetiaan, pasangan yg harmonis dan lain sebagainya. karena keberadaan huur tersebut adalah sesuatu bentuk yang ghaib yang belum bisa kita temukan padanannya didalam kehidupan dunia, maka pikiran kita tentu saja dapat secara bebas menafsirkan bagaimana dan sosoknya

Berkaitan dengan kata bidadari, di bawah ini dua puisi tentang bidadari adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi bidadari
  • Puisi bidadari mana
Salah satu penggalan dari kedua puisi bidadari tersebut. "Senyumanmu memutih dilangit biru di kala napas bersemayam dalam jiwa kuukirkan sampai rumputnya terbias sinar-sinar memancarkan cinta cinta kasih pada sesamanya anak nias gadis jelita kembang ros menatap langit". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

==BIDADARI==
Karya :siamir marulafau

SENYUMANMU MEMUTIH DILANGIT BIRU
AWAN-AWAN BERTERBANGAN
TAK MENENTU ARAH
MEMIKAT DALAM lARA

KUSEMAI DALAM KALBU
MEMBIAS DI SINAR PAGI
MEMUKAU DENGAN CAHAYA DI MALAM HARI
NASYIDMU MENGGEMA DI LANGI KE 7

TERTEGUN DALAM BAYANGAN
BELAIAN MESRA TERGAPAI SUDAH
MESKIPUN MALAM MENDENGKUR NYENYAK
HANYA KASIH KULEMPARKAN
SEPANJANG CAHAYAMU MENGUNING

MEMIKAT LARA SAMPAI DUNIA GONCANG
DETAK JANTUK PUN BERDEBAR
DI KALA NAPAS BERSEMAYAM DALAM JIWA
KUUKIRKAN SAMPAI RUMPUTNYA TERBIAS
SINAR-SINAR MEMANCARKAN CINTA
CINTA KASIH PADA SESAMANYA
ANAK NIAS GADIS JELITA
KEMBANG ROS MENATAP LANGIT BUDAYA

sm/03/12/2016

BIDADARI MANA
Syaiba Nurul Habieb

Kuakui parasmu manis rupawan
Hijabnya panjang menjuntai
Lidah dan katamu penuh kalam Tuhan
Menyentuh hati mendadak iman

Kupikir kau bidadari jatuh
Dari kayangan terserempet pesawat terbang
Atau angel yang tertinggal selendang

Katamu sehati..tapi tak serasa
Lidah berdawah..mengutip banyak fatwa
Hanya untuk orang banyak berdecak sumringah
Gadis cantik muslimah solihah..

Tapi lihat...seakan ia tak butuh cinta
Padahal berkali kali menjalin asmara juga
Ahh...pasti kan jawab pacaran islami sah saja

Lelahku mengikuti bayangnya
Entah engkau bidadari mana
Tapi nerakamu..memang bukan urusanku
Surga pun belum tentu jadi milikku
Berbuat baiklah jangan karena sanjung dan puja

Belajarlah agar jadi orang berilmu
Karena orang berilmu itu sekarang langka
Hina rasanya aku jadi orang yang sok berilmu
Yang demikian itu kini tersebar dimana mana..
--------

Demikianlah puisi bidadari. Simak/baca juga puisi yang lain . Semoga puisi tentang biadari diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK