Breaking News
Loading...
12.15.2016

Puisi dan kata bijak. Puisi Akbar. Jangan pernah sesumbar kau lebih hina ketimbang serpih selumbar di segenap galaksi kehidupan yang kian terancam bubar semua makhluk-Nya pasti musnah berbebar kecuali mereka yang mengakrabi sabar dan iktibar

AKBAR
Karya: Samanta

Siapa pun kau, dirimu lebih rapuh dibanding sebutir ketumbar
lemah, gurem, tak berdaya di bumi ciptaan Malikuljabar
kau hanyalah satu dari trilyunan titik salju yang tergelebar
di mahaluasnya belantara angkasa semesta terbabar
namun Dia lebih kabir dari semua yang akbar

Allahu Akbar...
Di mega alam raya hayati yang sungguh lebar tak terjabar
siapa pun kau, sultan, raja, presiden, kaisar, ratu, maharani muktabar
sungguh kau tak lebih dari barbar
yang rajin bertualang di bar-bar
kecuali kau sadari kuasa-Nya yang mustahil tergʌmbar
tak mungkin tertakar oleh semua ahli aljabar

Allahu Akbar...
di samudra takdir-Nya, kau hanyalah sepotong ambar
hanyut pasrah tanpa tahu ke mana arus akan menebar
Allahu Akbar...
sesungguhnya kau cuma sekeping kecil ibar-ibar
diusik gelombang pun kontan lenyap tanpa kabar

Lantaran itu, jangan pernah lagi sesumbar
kau lebih hina ketimbang serpih selumbar
di segenap galaksi kehidupan yang kian terancam bubar
semua makhluk-Nya pasti musnah berbebar
kecuali mereka yang mengakrabi sabar dan iktibar
hingga tersungkum bersimbah pekik Allahu Akbar...

Bumi Allah, 15 Desember 2016


KOSAKATA:

>> Malikuljabar = Raja Yang Mahakuasa (Allah)
>> tergelebar = terserak (spt buah-buahan tumpah dari bakul); bertaburan (spt sobekan kertas kecil tertiup angin)
>> terbabar = terbentang; terpapar
>> kabir = besar
>> muktabar = (1) terpandang; (2) mulia; terhormat; terkenal
>> ambar = damar yg keras spt batu yg terdapat di dasar laut dan berbau harum (ada yg berasal dr perut ikan laut)
>> ibar-ibar = perahu kecil
>> selumbar = (1) suban; (2) serpih kayu; tatal penarahan dll; (3) pecahan kaca
>> berbebar = berlarian (beterbangan) ke sana kemari; bercerai-berai
>> iktibar = contoh; pengajaran

Demikianlah puisi Akbar. Simak/baca juga puisi puisi yang lain karya Samanta (sang mahadewa cinta)di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK