Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. Puisi namamu masih terpatri dihati. apa pengertian terpatri, menurut kamus bahasa indonesia terpatri adalah dalam keadaan dipatri(kan), terlekat erat-erat; sudah ditetapkan (diteguhkan dan sebagainya), sukar melupakan cinta yang telah sekian lama. Jadi terpatri jika dalam asmara dapat disimpulkan sulit melupakan, terukir namamu, kupanggil namamu. namamu di hatiku. begituah kira-kira tentang terpatri

Namamu masih terpatri dihati, seperti ulasan diatas sulit melupakan, jadi puisi inidapat di katakan sesorang yang pernah mengisi hati sesorang,  masih selalu teringat setelah kepergiannya. bahasa umumnya namamu masih selalu ada di hatiku., jawabannya adakah namaku di hatimu. mungkin begitulah ulasannya tentang namamu masih terpatri.

Ada dua puisi pada kesempatan ini, salah sataunya sudah di ulas dengan singkat diatas, adapun masing- masing judulnya.
  1. Syair Nestapa malam
  2. Puisi Namamu masih terpatri di hati
Salah satu bait dari puisinya. "aku ingin terbang laksana ruh gentayangan di malam separuh bersembunyi pada gelap kabut luruh sekian lama menunggu waktu, Di penantian tak berujung dengan gurat-batu tiba masanya asmara berbingkai masa lalu selami syair nestapa malam". kelanjutannya silahkan di simak saja.

SYAIR NESTAPA MALAM
Karya : Srie Astuty Asdi

Aku ingin terbang laksana ruh
Gentayangan di malam separuh
Bersembunyi pada gelap kabut luruh
Agar tiada yang tahu, jiwaku mengeruh

Bertepikan sunyi ketika hening
Berkidung senyap kala telaga geming
Bersuara pada notnot kosong berdenting
Ditemani riuh gerimis di atas genting

Dedaun bergerak halus di terpa angin
Menjadi doa kesendirian yang dingin
Meneduhkan lara akan hampa rasa ingin
Aku terpuruk gigil dirindang pohon beringin

Kemilau Mata Bening
Makassar, 30 Desember 2016

NAMAMU MASIH TERPATRI DI HATI
Karya: Ijoel Anderline

Kusapa engkau dengan sengaja
Kala matahari merangkai senja
Menunggu malam jatuh berlabuh
Meranggas rindu kembali tumbuh

Akan kuceritakan padamu
waktu usang telah membatu
Membawa rindu singgah kembali
Pada perpisahan yang disepakati

Puingpuing masa silam masih mekar
Tak pernah mengering, tetap mengakar
Selalu berhembus memancarkan cahaya
Seolah menjadikan aku seorang sahaya

Setelah sekian lama menunggu waktu
Di penantian tak berujung dengan gurat-batu
Tiba masanya asmara berbingkai masa lalu
Berkarat dalam jiwa dan selalu membenalu

Kusampaikan padamu derita kalbu kualami
Sekian lama aku selami
Rasa ini tak pernah berkalang tanah
Tetap berteduh terpatri padamu yang terkasih

Anderline
Balikpapan 030916 15:10
---------

Catatan:
Gurat- batu = tetap; tidak berubah sedikit jua; teguh memegang pendapat dan sebagainya;
Berkalang tanah = mati tergeletak di tanah; mati:

Demikianlah puisi namamu masih terpatri di hati . beserta syair nestapa malam Simak/baca juga puisi yang lain di blog ini, semogapuisinya menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments