Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi kereta senja menunggu.  Di jalan mengambang Kau telah merampas semua catatan berserakan suara hati di trotoar kota meringkuk di tikam nestapa, sirna di telan bising kota ketika tuntutan hidup mengancammu.

Pragraf diatas salah satu pengglan bait dari tiga puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  • Puisi sirna di telan bising kota
  • Puisi dijalan mengambang
  • Puisi kereta senja menunggu
Bagaiman cerita dan makna di balik rangkaian bait ketiga puisi tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini, di mulai dari puisi sirna ditean bising kota, berikut ini, puisinya yuk kita simak saja.

SIRNA DI TELAN BISING KOTA
Karya MS Sang Muham

Tak lagi kuhitung hari
berapa kali malam merampas siang, entahlah
sebanyak itu pula hati terkerat

Kau bahkan telah lama melupakan berita
cuma karena bersikukuh merajut mimpi
kenyataannya aku telah kalah total
ketika tuntutan hidup mengancammu
lalu segalanya kau gadaikan

Telah kulakukan niat semampu kubisa
menyalakan pelita meski cuma setitik cahaya
badai menerjang pelita terbuang
Di lembah tanpa bayangan kau sibuk menghitung angka
merasa lega padahal di jajah angkara murka
bahkan saat kulambaikan iba, kau buang muka
pilu di dada kemana mesti kubawa
jejakmu sirna di telan bising kota

#Billymoonistanaku, Minggupon-malam, Des 04/2016 = 19:19 wib

DI JALAN MENGAMBANG
Karya MS Sang Muham

Barangkali kau pun sudah tak perduli
pada kata yang kuuntai dalam kalimat bersayap
semenjak tanganmu di tuntun di jalan mengambang
sungguh, aku telah jauh tertinggal di depan sana
bagaimana aku bisa menyusulmu ??

Kau telah merampas semua catatan
berserakan suara hati di trotoar kota
meringkuk di tikam nestapa

Aku pun akan belajar melupakan agenda
supaya jalanmu tak terhalang
meniti buih menanam mumbang
kesia siaan yang teramat sia sia
kelak kau panen putus asa

Kita akan memanen tuaian
buah benih yang kita tanamkan

#Billymoonistanaku, Minggupon-malam, Des 04/2016 = 21:51 wib

KERETA SENJA MENUNGGU
Karya MS Sang Muham

Duh...sang pemuja mimpi
rindu akan terus mengg0da
sebab lara kau pelihara di dada

Padahal tanya sudah terjawab
ataukah masih menghias lelap
meski mentari telah mengoyak pagi

Segeralah bergegas
benahi adamu di lintang waktu
kereta senja telah menunggu

Datanglah ke beranda nurani
bawalah semua catatan tersurat
biar kita selesaikan sengketa rasa
lalu kita berdiri di mana semestinya kita berada
harus rela meski tak semudah kata terucap

#Trunojoyosapoterulang, Seninwage-pagi, Des 05/2016 - 06'36 wib
-------------------------------------------

Demikianlah puisi kereta senja menunggu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya MS Sang Muham di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK