Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi jiwaku laksana daun kering. Jiwa adalah roh manusia ada dalam tubuh/raga inilah yang membuat manusia jadi ada seperti sekarang ini. Jiwa merupakan istilah abstarak/tak berbentuk. Sedangkan tubuh pada spespisik artinya kongkret. Jiwa merupakan satu kesatuan yg unik dari intuinsi dan keyakinan yg menafsir seluruh penggalaman.

Kekuatan jiwa biasa dikatakan menjadi taraf kekuatan proses stimulatif yg mengikuti persepsi maupum motivasi, sebab penggalaman yg belum dipahami secara baik tidak akan membantu untuk memunculkan sebuah ungkapan. dengan istilah lain artinya apa yg belum terkesan tidak bisa terungkapkan.

Sering kali kita membaca kata tentang kata jiwaku, di dunia maya, seperti jiwaku sungguh merindukanmu.engkaulah jiwaku engkaulah mimpiku kaulah separuh dari hidupku, jiwaku merindu menyembahmu selalu, jiwaku merindukanmu. kata kata inilah salah satu contoh tentang jiwaku.

Dan Jiwaku laksana daun kering, kratifitas dari saya, mengembangkan kata jiwaku, menjadi sebuah puisi, makna dari puisi ini, Ada pada bait-baitnya. jiwaku biasanya tak jauh jauh dari kata cinta puisi ini pun juga tentang cinta. dua puisi malah keduanya tentang cinta, masing masing judulnya.
  • Puisi Rindu melata di hati
  • Puisi Jiwaku laksana daun kering
Salah satu bait dari dua puisi ini. "Rindu melata di hati mempermainkan Mengalun bak petikan melodi sendu Berirama sunyi mencumbu jiwa kesepiaan, Membasahi sekeping jiwa haus kasih sayang Menumbuhkan asa menatap dunia benderang Agar jiwa yang tandus di padang lara Tumbuh tunas- tunas daun harapan". Selangkpnya dari bait ini, silahkan disimak dibawah ini.

RINDU MELATA DI HATI
Karya: Ijoel Anderline

Di penghujung malam kubertafakur
Berpasrah dalam genggaman rindu
Tersimpan di kedalaman hasrat terkubur

Seuntai kalimat asma sebagai penghantar
Doa kupanjatkan melapas kegundahan melanda
Sebagai penyiram qalbu menyampaikan kabar

Tentang sekelumit rindu mempermainkan
Mengalun bak petikan melodi sendu
Berirama sunyi mencumbu jiwa kesepiaan

Rindu ini makin menabur melata di hati
Bagai sekeping melati gersang tak berair
Layu mengharapkan hujan menyirami

Nestapa, bagai jiwa tak berpenghuni
Menahan gelisah rindu tak berhujung
Laksana rasa misteri hadir dalam sanubari

Balikpapan, 03 Desember 2016

JIWAKU LAKSANA DAUN KERING
Karya: Ijoel Anderline

Kemarau di ujung musim gugur
Angin menerbangkan helaian daun
Menjamah gersang tanah tak bertuan

Kering kerontang musim tak jua berganti
Ranting berserakan bak sanubari kering
Tak berpenghuni kosong melompong

Mengharapkan hujan datang menyirami
Membasahi sekeping jiwa haus kasih sayang
Menumbuhkan asa menatap dunia benderang

Agar jiwa yang tandus di padang lara
Tumbuh tunas- tunas daun harapan
Membuka hati menghapus kenangan

Menetralisir fatamaogana selalu mendekap
Tentang dunia asmara yang berwarna kelabu
Membenamkan keyakinan tertanam di qalbu

Semilir bayu datang menghempas kuharapkan
Menerbangkan, mengikis keraguan telah terpatri
Agar musim mendatang jiwa dapat bersimetri

Pada perubahan cuaca musim berganti
Seiring tumbuhnya bunga keinginan
Mengakhiri kegersangan berkepanjangan

Balikpapan, 04 Desember 2016
-------------------------

Demikianlah puisi jiwaku laksana daun kering. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi cinta di atas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK