Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. puisi akankah rindumu terangkul. Rindu sesuatu yang tak bisa ditebus dengan apapun, sebab rindu adalah rasa yang keluar dari hati atau naluri ingin bertemu untuk melihat sesuatu hal yang di idamkan, jadi jangan sia-siakan waktu yang ada jika merasa rindu, sebab rindu adalah perihal keinginan dari dalam hati bergetar karena keinginan.

Akankah rindummu terangkul, rinduku rindumu, jika begini anda rasakan jangan biarkan rindu menumpuk, bila belum bisa bertemu, jangan terlalu fokus memikirkan pada yang dirindukan, jika rindu terhalang jarak dan waktu, hiburlah diri anda dengan cara anda sendiri, jangan terlalu larut dalam rindu seolah tak berujung. semoga rindumu disana atau orang yang dirindukan. mengerti, jadi jangan lakukan hal-hal positif demi kebaikan diri. jika terlalu memikirkan rindu, bisa bisa galau terus bawaannya. Begitulah kira-kira tentang kata rindu.

Nah puisi kali ini bertema rindu, atau puisi rindu, karya Bapak Siamir marulafau, ada pun masing masing judulnya.
  1. Puisi cinta membias
  2. Puisi Rindu yang mengendap
  3. Puisi Akankah rindumu terangkul.
Bagiman cerita puisinya, salah satu baitnya. "Cinta membias merangkul kasihku helai napasmu mengendap rindu sepanjang bumi tak tertimpa kembang-kembang layu pun memanggilku Sugguh daun-daun berharga Jika pelangi melingkari usiaku". Selanjutnya silahkan disimak saja, berikut ini puisinya.

==CINTA MEMBIAS==
Karya:siamir marulafau

Ratapanku hanya padamu
Seiring air mataku membanjiri bumi
Di situlah dikau hanyut
Merangkul kasihku
Meskipun senjaku melingkar di temaram malam

Akan bersinar pagi hari
Jika cintamu membias dalam jiwaku
Akan kusemayamkan dalam relung
Sepanjang bumi tak tertimpa dengan langit
Akan kugapai di atas kembang tak layu

sm/24/12/2016

==RINDU YANG MENGENDAP==
Karya : Siamir Marulafau

Di helai napasmu mengendap rindu
Meskipun bayanganmu samar di temaram malam
Telah tertanam di bawah akar pohon kusemai

Walaupun tak merambat di lubuk hatiku
Aromamu mengukir keindahan
Kekokohan ranting dikau panjat membuat harapan tak gusar
Hanyalah angin sepoi menghembuskan kejatuhan
Sepanjang jalan kenangan

Tercatat dalam erangan
Membahana sepanjang masa
Jika biasmu melingkar dalam ingatan
Sepanjang hayat di kandung badan
Sepanjang napas tak bergulir dengan lumpur di bawah tanah

sm/25/12/2016

==AKANKAH RINDUMU TERANGKUL?==
Karya : Siamir Marulafau

Di masa mudaku
Tak sekuntum bunga pun menghampiriku
Di usia senja kembang-kembang layu pun memanggilku
Sugguh cuek perhatianku
Karena merebut daun-daun berharga dalam dompetku

Jika pelangi melingkari usiaku
Sungguh bayanganmu membias dalam pelukanku
Tak akan bisa kurangkul
Sekejap menghilang di wajahku
Lampiasan rindumu hanya sekedar menenggek dalam hidupku

sm/25/12/2016
-----------

Demikianlah puisi akankah rindumu terangkul. Simak/baca juga puisi yang lain karya Siamir Marulafau di blog ini, semoga puisi tentang rindu diatas dapat menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments