Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, tik arem arem. Di luar sana gerimis kian riuh menggeletik seakan berpacu dengan isakmu yang dahsyat menitik-nitik dan tetes-tetes infus yang mencelat malas dari detik ke detik

TIK..
Karya: Samanta

Di remang senja berdulang ratap sendu romantik
tik... tik... tik...
langit pilu meratap di atas dedaunan dan putik-putik
manggut-manggut berjamaah di padang ritual karismatik
seolah dendam, ajal, asmara tak lagi mengutik-utik
dalam anggunnya stanza-stanza dusta dan cinta dramatik
kuterkapar di teras kasih sayangmu tanpa berkutik

Tik... tik... tik...
sang bayu makin menyawer tajamnya rintik-rintik
menebar sejuta rindu memesona di puncak-puncak erotik
bersama siklon murka merinaikan tembang-tembang mistik
Maha Suci Tuhan, itu sungguh eksotik
walau di lubuknya Amor dan Fortuna terus berakr0batik
meningkah temali khianat dan dosa yang makin cantik-cantik

Ah, di luar sana malah gerimis kian riuh menggeletik
seakan berpacu dengan isakmu yang dahsyat menitik-nitik
dan tetes-tetes infus yang mencelat malas dari detik ke detik
nyawa makin kokoh bersemayam di jarum suntik
namun, andai Izrail tak lagi simpatik
tolong antar aku dengan ikhlas menuju ke sebuah titik
tik... tik... tik...

Bumi Allah, 19 November 2016

AREM-AREM
Seratan: Samanta lan Mahadewi Kamaratih

Ing rengkuhanmu sukmaku adem
panyopo mesra manjamu ugo idem
kasih sucimu luweh mulyo soko diadem
yen awakmu internet, aku sing dadi modem

Solah tingkahmu bener-bener kalem
taatmu ngluwihi abdi dalem
ayem, koyo gak duwe problem
kulengket neng atimu koyo lem

Sukma lan ragamu senikmat arem-arem
karo awakmu aku kesengsem, gak iso tak rem
tanpo awakmu, saben dino tambah serem
awakmu dadi ratuku, dudu harem

Ing spanjang uripku, awakmu seampuh parem
ngokohne esuk, nebas resik roso njarem
akhire aku kepengen sekabehane merem
ing rengkuhanmu karo ati marem

Bumine Allah, 16 November 2016
--------------------

Demikianlah puisi tik arem arem. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK