Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. puisi mengapa tak akan sirna sepanjang waktu. Waktu adalah seluruh rangkaian saat ketika proses, perbuatan, atau keadaan berada atau berlangsung, saat yang tertentu untuk melakukan sesuatu atau saat yang ditentukan berdasarkan pembagian bola dunia.

Mengapa tak akan sirna sepanjang waktu, judul ini kombinasi dari dua judul puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi mengapa dikau biarkan
  2. Puisi tak akan sirna sepanjang waktu
Salah satu penggalan bait dari dari dua puisi tersebut. "Mengapa dikau biarkan Menjalin perteman dengan kembang Apakah ini suatu dosa Aromaku mengikat kasih dalam napas, Sepanjang kepompong hinggap tidak dalam lara di penantian Aku tak berselubung di celah-celah batu hias". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinay berikut ini.

==MENGAPA DIKAU BIARKAN?==
Karya:siamir marulafau

Aku hanya mengukir isi hatiku
Meskipun bertahun sudah
Menjalin perteman dengan kembang
Apakah ini suatu dosa?

Bertanya selalu dalam kalbu
Sepanjang senyummu melingkar dalam hatiku
Sepertinya sukar ditinggalkan
Napasmu bahagian dalam napasku

Seiring jasadmu pelʋmas dalam hidupku
Kegagahan dikau lirik petanda kasih
Bersemayam selalu dalam jiwa
Sepanjang kasihmu tak sirna

Tapi mengapa sinar itu padam?
Tak kubiaskan sebelumnya
Apakah aku salah?
Bertanya selalu, bertanya selalu,bertanya selalu

sm/29/11/2016

==TAK AKAN SIRNA SEPANJANG WAKTU==
Karya : siamir marulafau

Aku hanya bersemayam di tanah diam
Aromaku mengikat kasih dalam napas
Sepanjang kepompong hinggap tidak dalam lara
Sepanjang pusaraku tak memudar di penantian
Aku tak berselubung di celah-celah batu hias
Aromaku mengintari jasadmu berhias setiap saat

Suaramu terukir dalam rohku
Tak menerawang di langit gelap
Membias dalam kenangan
Kugapai dalam napas hidup pada masa silam

Aromaku tak akan hilang
Terbang dengan sepoi dikau hembus
Akan bersemayam selalu di kala senyummu melingkar
Tak akan hilang sampai ujung dunia
Jika dikau melukiskan doa pada setiap saat

Aku percaya akan pohon berpelindung mengupas kerinduan
Dalam daun-daun rimbun kelak
Sepanjang doamu pada Tuhan membias sepanjang waktu
Penyair Dalam Lingkaran Cinta menyemai dalam kalbu
Jika belaian rindu sungguh terdampar di suatu pulau
Tergapai sungguh sebelum tertanam di lumpur gelap tak bersuluh

sm/28/11/2016
-----------

Demikianlah puisi mengapa tak akan sirna sepanjang waktu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya siamir marulafaudi blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments