Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, Namaku senja. Sekian ribu detik berlalu Meng-enyahkan kehidupan, (mati) Di kota sunyi dalam pagi yang tak pernah terbit mentari lalu menjadi sajak lagu rindu Di tepian jemari ku mengetik nama-mu.

LAGU RINDU

Sore yang hujan
Ku-berdiri di ambang jendela
Menyaksikan rinai turun
Membasahi rumput-rumput
Di sini ku-putar kembali
Nyanyian hati dalam melodi
Tentang dahulu
Kita pernah bersama
Ku-dengarkan lagu
Yang sendu, di kamar bisu
Mengalunkan irama tentang rindu

Oh... sayang
Aku mengerti ..
Cintamu tak berlari
Aku pahami ..
Janji mu dahulu
Bukan palsu
Hanyalah waktu saja
Yang mengingkarinya
Kusenandungkan lirih lirik
Yang menjalin kisah memori
Yang lalu membawaku ke sana
Ke-langit sore tahun itu
Di sana ku-lihat wajahmu
Mengambang menikmati sang hujan
Di kala rinai melirih syahdu
Aku tenggelam menikmati gerimis bersama-mu
Seringkali kini ku berpikir
Bahwa waktu tak memberikan akhir
Padaku-padamu
Kisah itu lalu menjadi sajak lagu
Di tepian jemari ku mengetik nama-mu

Hony
November, ke 13 2016

NAMA-KU SENJA

Hantaran waktu
Membawaku ke uzur usia
Dimana harapan dan mimpi-mimpi seakan sirna
Terbatas di pertigaan mentari jingga

Lembayung senja
Tepatnya itulah namaku
Di penghujung akhir kehidupan ini
Aku berusaha untuk berlari
Mengejar apa yang tertinggal di hari

Senja telah menghampiri
Di batas bias yang menyinari
Aku surati engkau sepucuk puisi
Yang menyerukan bahwa ; aku adalah mimpi
Mimpi yang tertinggal dahulu
Di saat waktu menyatakan dini

Iya itulah aku!
Yang sekian ribu detik berlalu
Meng-enyahkan kehidupan, (mati)
Di kota sunyi dalam pagi yang tak pernah terbit mentari

Hony
November, ke 13 2016
-------------------

Demikianlah puisi namaku senja. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Hony di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK