Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. Puisi ketika Allah mengajarkan cinta. Jika cinta adalah kerinduan, maka jadikanlah rindu dalam zikir pada Allah, Jika cinta merupakan perjuangan, maka kobarkanlah semangat didalam dada. untuk mencintaiNya, bila cinta adalah pengorbanan, maka jadikan pengorbanan tidak sia-sia kepada Allah,

Dan apa bila cinta adalah air mata, maka jadikan ia air mata taubat kepada Allah, dan bila cinta adalah ketulusan, maka jadikanlah hati untuk selalu tulus dalam menerima semua takdir yang telah diberikan Allah swt

Ketika Allah mengajarkan cinta, judul puisi religi di kesempatan ini, salah satu penggalan baitnya, "Agungnya cinta atas nama-Nya Menjadi pembuktian cinta tulusmu Memelukmu dalam ibadah Menuntun ke samudera kehidupan tanpa batas Meresapi semerbak wanginya". Selengkapnya dari bait ini disimak saja puisinya berikut ini.

Ketika ALLAH mengajarkan cinta
Herlina Alle

Pernahkah kau merasakan cinta
Indahnya melukiskan pelangi
Harumnya bak bunga setaman
Memabʋkkan tiada penawar

Suka,duka,tertawa bersama
Menyulam kasih kerinduan
Riang langkah penuh warna
Indahnya hanya kau dan aku yang rasa

Namun, jikalah kita bisa
Menempatkan cinta di jalan suci
Seperti Allah yang telah mengajarkan
Cinta suci yang akan abadi

Bukan cinta nafsu manusia
Sesaat goyah nahkodanya
Di hantam ombak
Memporak-porandakan iman

Agungnya cinta atas nama-Nya
Menjadi pembuktian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah
Menuntun ke samudera kehidupan tanpa batas

Bukan sekedar cinta
Tulusnya menjadi pengabdian
Cinta kepada Allah
Membawa kebahagiaan yang hakiki

Herlina
Clp,221116
--------------

Demikianlah puisi ketika Allah mengajarkan cinta. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments