Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi perempuan dan hujan. Perempuan adalah mahkluk lemah pelengkap hidup lelaki, sudah sepatutnya sebagai lelaki menentang kekerasan terhadap perempuan. Perempuan mempuanyai perasaan yang sensitif, makanya seorang sorang perempuan suka di manja. Namun lelaki juga manusia tidak sempurna, karena berbagai hal. terkadang khilaf membuat lelaki berlaku kasar pada perempuan.

Perempuan dan hujan satu dari dua puisi  pada kesempatan ini, kita update karya seorang bernama pena, Heny Kd. salah satu. penggalan bait puisinya. "Adalah aku kan menjadikan aku, kembali padamu. wajahnya yang dulu ayu, kini pasi dan kuyu, entah pada bekap yang sesak jeritnya adalah lirih, perih dan sepi". Selengkapnya dari bait ini, Silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

DEBU
Heny KD

Adalah aku
Kan menjadikan aku
Kembali padamu
Debu

Seberapa jauh pun angin menerbangkanku
Seberapa lincah pijak di dahan dan dedaunan
Atau terserap di lantai dansa
Tetap sama warnaku
Sebab aku adalah debu

Yang membungkus tulang dan darah
Yang membalut jiwa
Pada sentuh rasa
Kurasakan itu sama
Adalah aku dan debu

Lalu rintik pun mencoba menggerusku
Tapi hujan yang ketika sembabkan wajahmu
Adalah lumpur dariku
Karena aku, debu!

Entah sudah berapa helai ilalang yang kuhinggapi
Dan kudapati mereka pasrah coba mengerti
Hikayat debu adalah cinta sejati
Dari aku, manusia yang berdebu!

Blitar, 221116

PEREMPUAN DAN HUJAN
Heny KD

tak kau lihat dan rasakah ?!
bibirnya yang kemarin merah merekah, kini kecu!
tak kau dengarkah sab čng halilintar menyambar
gendang telinganya, dan ia pun histeris!

entah sudah berjuta kali deras hujan menampar
wajahnya yang dulu ayu, kini pasi dan kuyu!
entah pada bekap yang sesak jeritnya adalah lirih,
perih dan sepi ...ia terisak seorang diri!

perempuan itu gontai terhuyung pada hujan kala
kaki tempatnya berpijak tergenang arus banjir semesta
dan pada gigil sedari tadi ia pun mencoba menepi
di bawah bekas gedong bioskop yang tinggal atap
selembar seng, tempatnya f!lm drama dan dongeng
lalu ia pun berujar pada tuhannya
tuhan, kalau boleh aku meminta.., jadikan bioskop ini seperti semula
agar ketika hujan dan petir datang, aku tak lagi kedinginan dan kesepian
agar senyumku luhur penuh syukur
saat aku men0nton drama cinta, dan legenda
aku rindu, tuhan!

dan setelahnya perempuan itu terdiam
bisu dan matanya terpejam
dan ketika kuhampiri
pertiwi tak sadarkan diri

sekuat tenaga kubawa pergi
duhai pertiwi, dikau tak boleh mati
jangan tinggalkan kami sendiri
ibu ..?!

Blitar, 231116
----------

Demikianlah puisi perempuan dan hujan. Simak/baca juga puisi puisi yang lain karya Heni KD (BKA) di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK