Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Meragu di ujung bisu. Berdasarkan kamu bahasa indonesia bisu adalah tida dapat berkata kata karena tidak sempurna alat percakapannya. bisu biasa juga diartikan kepada seseorang yang diam saja. sering dikatakan diam membisu.

Meragu di ujung bisu, judul ini satu dari empat puisi karya Ms Sang Muham di kesemptan ini kita update, adapun masing masing judul puisinya, antara lain.
  1. Puisi pilihan
  2. Puisi hangus
  3. Puisi menoleh kebelakang
  4. Puisi meragu di ujung bisu
Salah satu penggalan baitnya. "Hangus pilihan menoreh kebelakang tertimbun kecewa tak berdaya menanggung lara nestapa, jiwa serupa pelangi di tata rapi di lembah nurani kebesaran hati terima seturut nasib atau kodrat Illahi". Selangkapnya disimak saja puisinya berikut ini.

PILIHAN
Karya MS Sang Muham

Kau telah mengantarkanku ketepian asa
berhenti di terminal tanpa rasa
tertimbun kecewa

Sekian lama menenun nostalgia
gelimang suka duka deras menghempas
mewujud tenggang rasa

Hidup menawarkan alternatif
kita menentukan pilihan

#Billymoonistanaku, Seninpahing-pagi, Nov 28/2016 = 08:28 wib

HANGUS
Karya MS Sang Muham

Hangus terbakar rasa
menggelepar di lembah tak berdaya
menanggung lara nestapa

Memilah pilihan dilema menjelma
kadar jiwa di takar nyata
se-bijak apa sajikan fakta

Tanyakan hatimu
jika kita bertukar tempat

ini soal hati
luput dari hitungan logika
bersarang di rongga terdalam nurani

#Trunojoyosapoterulang, Kamispagi, Nov 24/2016 - 09.39 wib

MENOLEH KEBELAKANG
Karya MS Sang Muham

Menoleh kebelakang
hantu dedemit mengkelamkan pandang
langkah terhenti di hadang bimbang

Menoleh kebelakang
catatan riang lahirkan senang
kepahitan menyemai lara
deretan luka membakar dendam membara
sebijak apa berkaca

Menoleh kebelakang
keluhuran jiwa insani melukisnya serupa pelangi
di tata rapi di lembah nurani
kebesaran hati terima seturut nasib atau kodrat Illahi
membulatkan tekad melangkah pasti

#Billymoonistanaku, Seninpahing-pagi, Nov 28/2016 = 09:09 wib

MERAGU DI UJUNG BISU
Karya MS Sang Muham

Kenangan menyelinap
bertebaran bianglala di dada
nyeri tertinggal di bekas sayatan rasa
hati tak rela
raga tak berdaya

ketika kau puas memetik rasa
sembilu mengiris sukma

Berkecamuk bimbang meradang
langkah meragu di ujung bisu
hati pilu menghitung waktu

Di persimpangan aku berhenti
merancang niat tak kunjung bulat
entahlah esok nan tak jelas

#Billymoonistanaku, Rabuwage-sore, Nov 30/2016 = 17:17 wib.
----------------

Demikianlah puisi meragu di ujung bisu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya MS Sang Muham di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK