Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi tangan bertepuk sebelah. Dawai mengalun merdu menyayat kalbu, kekalahan ini buktinya isyarat jiwa Menjadi luka, diantar beribu cerita Bukan lagi kekata mesra yang kau suguhkan sepi seindah luka di dalam hati.

Pragraf diatas salah satu penggalan bait dari keempat puisi campuran di kesempatan ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi dawai
  2. Puisi tangan bertepuk sebelah
  3. Puisi isyarat
  4. Puisi mendekap nyata memuliakan rasa
Bagaimana cerita dan makna di balik rangkaian bait bait keempat puisi tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini

Dawai

Seruan nyanyian mengalun merdu
Membawa rindu yang menyayat kalbu
Meratap di sela-sela pohon bambu
isak yang hilang terlarut di abu...

Berlari di tepian hati
Bersembunyi diantara jemari
Hilang diantara sunyi
Riuh di dalam hati...

Iya masih disini
Berpura-pura lupa diri
Terus menanti ...

Fani Linktimur.28112016

TANGAN BERTEPUK SEBELAH
TeTe Widodo

Apa pedulimu tentang aku
Perasaan ini cukup tau
Memecah kaca-kacamu biar hilang tempat tuk bercermin
Engkau tutupi parasmu biar tak terlihat senyum sindirmu
Aku tau cinta....

Semua kekalahan ini buktinya
Tak usah kau sebarkan kegilaanku padamu sampai ujung dunia
Biarkan senyap..seperti jawab hati yang kau suguhkan ini
Biar merajang jiwa
Menjadi potongan luka
Sisakan keangkuhan ini menahan duka yang kumiliki

Sudahlah tangan bertepuk sebelah
Asmara ini tak pantas aku yang melakoni
Agar tak terlihat dirimu meraja menggila
Sepi dikamar seindah luka menahan sumua
Tapi tak terlihat kekalahan imi seutuhnya

Palembang,140616

Isyarat
Jon Blitãr

Ombak layu melaju sendu
apung-apung buih; cinta mengabu
hilang dermaga di ujung hening
ini sepi mengecup kening

belum layar yang melipat kaku
tertuju tepian sendu
sudah ini satu arah bising angin
tanpa cinta; mati sebelum ingin.

Blt, 271116

Mendekap nyata,memuliakan rasa
Oleh Catur Kotaman Wira

Suri tauladan yang kau beri
Indah penyemangat raga
Tak marah atau jengah
Memberi contoh membuka tabir

Iklas kau ajarkan
Tak kias lugas menugas
Lantang kau beri,bukan caci menyudahi
Pernah aku salah dekapmu meluah indah

Untukmu yang merahimi buah cinta
Kupilih diantar beribu cerita
Bukan lagi kekata mesra
Nyata kurajut setia

Serang, 281116
---------------------

Demikianlah puisi tangan bertepuk sebelah. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK