Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Hujan dan kupu-kupu. Hujan merupakan bagian dari siklus hidrologi. jelaskan penyebab terjadinya hujan, terjadinya hujan di sebabkan Uap air yang asal dari penguapan di laut lama kelamaan uap tersebut berkumpul membentuk awan, disaat awan semakin berkumpul lama-kelamaan massa dari uap air tersebut, semakin mengembang sehingga adanya titik hujan, lambat laun uap air tesebut  jatuh menjadi air hujan membasahi bumi.

Hujan dan kupu-kupu judul ini hanya gabungan dua judul puisi dari tiga puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judulnya. antara lain.
  • Pusi hujan
  • Puisi kamu dan kupu kupu
  • Puisi hujan II
Salah satu penggala baitnya. "Rintik hujan pun turun jatuh ke permukaan dan kau membiarkan dimandikan hujan seakan semuanya menuju samudra menjadi cerita lahirnya kupu-kupu dari seorang pengembala sampai suatu ketika. Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini

HUJAN
ILENE (NASRUL)

Hujan yang menjadi perahu
berlayar lah ke tengah samudra
aku malu tak tahu cara mencintaimu
sebab sukar hanya luka dibawanya

Hujan yang menjadi karang
memanjang ke selatan
aku tak akan hilang
sampai kumau kau seorang

Hujan yang menjadi debur ombak
pecah menuju karang
digerakkan angin tak tampak
jika kau sayang, akan kupinang kau seorang

Hujan yang menjadi cerita anak nelayan
bermain pasir dan bersiul burung camar
sekali lagi kukatakan
hati berdesir jikalau kau tak ada kabar

Hujan yang menjadi angin laut
berderai dibawanya menuju samudra
kukatakan sebelum aku dijemput maut
adik lah yang kucinta

Tegal, 25-11-2016

Kamu dan Kupu-kupu
ilene (Nasrul )

Aku pernah mendengarkan riak-riak air yang kau mainkan
berlarian lah ikan-ikan di dalamnya
lalu kudapati kau mendengarkan cerita lahirnya kupu-kupu dari seorang pengembala
sampai suatu ketika aku menaiki perahu
digenggam kemudi dan menjuru

rintik hujan pun turun
jatuh ke permukaan dan kau membiarkan dimandikan hujan
seakan semuanya menuju samudra
dan aku mencari hilang nya luka sampai semua berkata ' pergi '

kulihat merah matamu
dari sudut yang paling sepi, kubiarkan semua berlari
seperti ombak yang pecah
seperti angin yang tak marah
dan seperti lautan yang membuatku tak tahu arah

hey, pulang lah
aku tak mau kau mengalah
biarlah riak-riak air kudengar dari angin yang menjuru
datanglah kemudian waktu

aku akan menjawab lahirnya kupu-kupu
seperti kau menanyakannya pada seorang pengembala
tak akan jauh aku menjemputmu
disaksikan sayap-sayap mungil yang berterbangan
lalu kau akan kegirangan
sebagaimana hujan telah menenggelamkanku dalam ketakutan

Tegal, 27-11-2016

Hujan
Om Addha

Lembayung senja enggan lagi menampakan pesonya
Di selimuti awan hitam
Gemuru hujan menyambut pekatnya malam
Sunyi ....Sepi ....
Pelengkap kesendirian ku saat ini

Suara jangkrik dan katak tak lagi terdengar
Berteduh di bawah daun yang basah
Berharap hujan akan berhenti membasahi pijakan kakinya

Suara-suara air yang jatuh dari atap rumah
Seperti menghipnotisku
Untuk terdiam
Khayalaku, imajinasiku
Tak lagi bersemayam dalam fikiranku
Seakan terhapus oleh derasnya hujan

12122016
-------------

Demikianlah puisi hujan dan kupu-kupu. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Ilene (penyair kecil) di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK