Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak. Puisi jika bintang tak menerang. Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya. yang terkadang dalam puisi dijadikan sebagai kata kiasan. dalam puisi bintang terkadang kita jumpai seperti judul bintang kecil, bintang dihatiku bintang kehidupan, dan lain lain sebagainya.

Berkaitan dengan kata bintang, satu dari empat puisi berjudul  jika bintang tak menerang, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi hanyalah dikau pujuan hatiku
  2. Puisi tumpul
  3. Puisi bila sinar menerang
  4. Puisi jika bintang tak menerang
Salah satu penggalan bait dari keempat puisi tersebut. "Bila sinar menereng membias dalam lara kegalauan hanyut di muara, Hati pun tak tentram Perasaan tercabik-cabik, hanyalah dikau pujaan hatiku cinta bersemu rindu dalam kalbu" Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini..

== HANYALAH DIKAU PUJAAN HATI ==
Karya :siamir marulafau

Rinai hujan pun tak akan sanggup lagi membasahi kasihku
Meskipun terdampar di atas karang tak merapuh
Di kala deburan ombak menggulung cinta
Berguling di hamparan pasir dekat muara sungai

Tak seorang pun nelayan pantai mencegahnya
Hanya jeritan anak jalanan pantai cermin berteriak
Sepertinya nyiur pantai melambai
Bersua dengan nada keras:

Janganlah dikau pencundang cinta bersemi
Tak akan ada lagi bintang di langit
Hanya satu tujuan hati
Teramat rindu dalam kalbu

sm/22/10/2016

== TUMPUL ==
Karya : Siamir Marulafau

Hanyalah sumbu bumi
Yang bisa meluruskan kata-kata mereka
Seiring kesadaran dalam makna
Bertabur di tong sampah

Tak berkiblat
Tak membias dalam otak
Tumpul terkena air garam
Berkarat sepanjang masa

Dengan emosi meluap
Di pinggiran sungai tak bermuara
Sepanjang kampung halaman tak berhutan
Di saat nantinya pelangi berbicara
Membiaskan sinar pembawa kabar

sm/25/10/2016

== BILA SINAR MENERANG ==
karya :siamir marulafau

Di sepanjang waktu sinar menerang
Membias dalam lara
Kegalauan hanyut di muara
Meskipun airnya deras
Cintaku pada-Mu tak akan terhempas
Sujudku mengukir 1/3 malam
Malaikat tersenyum
Tuhan-Mu mengukir surga
Ibadalah
Ibadalah
Ibadalah

sm/26/10/2016

== JIKA BINTANG TAK MENERANG ==
karya :siamir marulafau

Jika bintang tak terang
Hidup pun bagaikan daun layu
Tak beraroma bersinar
Rasa kenyang tetap lapar
Kadang dahaga tertahankan
Napas mendengung tersendat

Pikiran hilir mudik
Beban tak terpikul
Tangan mencincang bahu memikul
Hati pun tak tentram
Perasaan tercabik-cabik
Di kalam alam tak bersahabat
Sepertinya harapan tercincang
Mau ke mana aku?
Apakah bunuh diri?
Kemurkaan berbayang dan sujudlah
Berdoa demi nama Tuhan
Moga surga menantikan

sm/27/10/2016
-----------------

Demikianlah puisi jika bintang tak menerang. Simak/baca juga puisi puisi yang lain karya Siamir Marulafau di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments