Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. puisi kerinduan sesaat. Kerinduan adalah ladangnya ingatan dan rindu adalah surganya kenangan, ketiak rasa ini tak dapat di penuhi maka ingatan adalah neraka bagi merekan yang di landa kerinduan.

Kerinduan dapat melanda siapa saja ketika mereka berani bermain cinta sebab cinta adalah bagian dari kerinduan, dan cinta adalah penyakit kerinduan yang tersesat, maka ketika belum sanggup menjalani neraka ingatan rindu maka, jangan coba- coba bermain cinta.

Kerindua itu menyakitkan bahkan terkadang menyesatkan rasa, maka ketika kerinduan melanda isilah waktu luang dengan hal- hal yang dapat melupakan sejenak rindu yang melanda, agar kerinduan tak membawah kearah yang negatif.

Kerinduan itu indah bahkan dapat di katakan keberuntungan karena masih mempunyai rasa rindu, maka dapat dikatan perasaan normal dalam menjalani kisah cinta, yang notebenenya adalah salaing pengenalan krakterter.

Ketika merasakan tentang rindu yang terpendam, itulah resiko cinta, seperti pragraf diatas bernai bermain cinta berani menanggung resiko rindu yang mendalam, karena itulah bunga- bunga dari perjalanan cinta.

Kerinduan sesaat, judul ini hanya kombinasi dua judul di kesempatan ini, adapaun masing masing judul puisinya antara lain,
  • Puisi andai
  • Puisi kerinduan
  • Puisi rindu sesaat
Salah satu penggalan bait dari ketiga puisi rindu tersebut. "Andai akan menjadi kenyataan,kerinduan yang melintang  menyelimuti sunyiku membalut asa membungkam, rasa yang kau terbangkan Dan pada akhirnya Kau baru menyadarinya Rindumu hanyalah sesaat". Selengkapnya dari baitini, disimak saja puisinya berikut ini.

ANDAI
Karya : Uncu Nelma

Andai aku bisa
Mengubah khayalan
Menjadi kenyataan
Akan aku peluk dunia

Andai aku bisa
Memilih kesempurnaan
Tak akan kumiliki kegelapan
Tentu hidup selalu ceria

Andai hanyalah lamunan
Tak akan pernah jadi kenyataan
Hanya suram dan kegelapan

Andai hanya menyimpan duka
Membalut asa
Membungkam cita

Bandung, 20 Okt 2016 22:20

KERINDUAN

Masa telah mengukur jemari lamunanku
Dengan mistar kerinduan yang melintang
Lalu kupandang
Setiap rembang
Yang merentang

Hmm.....
Auramu menebar menyelimuti puncak sunyiku
Aku membeku
Keluh terpaku
Dan berdawai kaku
Namun dalam setiap
firasat sukma
Warnamu itu menyembur di kisaran mimpi
Mengeja dunia hatiku yang tersembunyi

Oss.am
Subang,22-10-2016

Rindu Sesaat
Hidayat Solah Memorian

Kau cari kemana-mana
Nama yang tak pernah singgah
Hanya rasamu yang sesaat
Menghilang dan kembali
Begitulah rindumu

Jika tiba kau temui
Nama yang disebut dulu itu
Namun, tak pernah tersimpan
Hanya tergantung dan terbang
Kenapa, Kau susah payah lari dan mencari
Kala itu kau yang membiarkan

Kini, rindu sesaat itu
Hanya sebuah buayan palsu semata
Ucapan yang manis itu
Bukan itu, ternyata kau tak menyadari
Jangan lagi menyapa rasa yang kau terbangkan
Dan pada akhirnya
Kau baru menyadarinya
Rindumu hanyalah sesaat.
--------------

Demikianlah puisi kerinduan sesaat. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK