Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak, puisi lukisan suara hati. Lukisan adalah karya seni yang proses pembuatannya dilakukan dengan memulaskan cat yang warna-marni dengan alat kuas lukis, Sedangkan Suara hati adalah suara murni datang dari kesadaran kita suara ini datang dari dalam kalbu, yang paling dalam bersih dan jujur, tanpa pertimbangan biasa juga di sebut kata hati.

Suara hati akan membawa kita kepada keselamatan dan kebahagiaan, asalkan kita dapat mendengarkannya dengan jelas dan meyakinkan diri kemudian mempraktikkannya dalam kehidupan.

Sehubungan dengan kata lukisan dan suara hati puisi di kali ini dengn judul utama kita ambil puisi lukisan suara hati, Berikut penggalan baitnya.
Langkah semakin memanjang kala abjad terangkai menjadi cerita, Sesak kumenahan nafas, kujadikan bijakku bertindak saat ini karna kutahu pokok itu tak pernah lari dari padaku. Ada tiga judul puisi kita post kali ini antara lain:
  • Puisi Lukisan hati
  • Puisi Langkah semakin memanjang
  • Puisi Lukisan senja.
Puisinya temanya tak sama, campur, hanya dua ayang berkaitan dengan kata lukisan, Selengkapanya mari kita simak saja dibawah ini.

Lukisan suara hati
#mutiara senja

Kutoreh tinta hitamku di atas lembaran kertas putih
Air mata ini jatuh, kala abjad terangkai menjadi cerita
Sesak kumenahan nafas, di barisan menguras rasa
Aku ingin bertahan dan terus kuukir setiap tanya tergantung di atas kesadaran

Inikah wanita?
Selalu menjadi penjajah di pelbagai dunia
Dia seakan menjadi pajangan bernyawa di setiap netra
Cintanya memang tak sempurna
Tapi apa meraka tau?
Tanpanya dunia tak tercipta
Hadirnya hapuskan derita
Dan amarahnya adalah bencana di atas nuraninya

Sanggupkah dia bertahan
Di setiap badai yg menerjangnya
Dia hanya inginkan sandaran
Di saat rasa lelahnya mengarungi samudra dunia
Agar mampu pulihkan tenaga untuk perjalanan selanjutnya
Bukan membiarkanya tenggelam
Dan berenang dalam sepinya perasaan kedinginan
Agar tak menjadi beku
Dan membuat hatinya peku

Langkah semakin memanjang
Karya. Petrus

batang usia semakin bertambah
dimanakah jalan itu?
AKu terus memilih buku yg ditempuh oleh inginku
kapankah aku dihadapkan pada ruas itu?
Aku seperti kapal tanpa nahkoda
sekali ditepuk langsung bertekuk
dimanakah dia akan membawaku?
Bila kutau itu tak punya masa
detik ini kan ku tebas hingga putus rekatan itu
alur mundur kan kujadikan bijakku tuk bertindak saat ini
karna ku tau pokok itu tak pernah lari dari padaku.

Lukisan Senja
Husain Ismail

Sekeranjang cucian terbawa dipinggul
susuri jalan setapak yang licin
menuju mata air sungai yang bening
keletihan tampak dibalik paras keriput

wanita tua senja usia
berjalan menyapa senja
menelusuri sisa hidupnya

Kesederhanaan hidup didesa
kemewahan dalam hatinya
kejenuhan dekati malam
si ibu pulang tapaki sepi

Tanggamus, 261116, Husain Ismail
****

Demikianlah puisi lukisan suara hati.. beserta dua judu paisi yang lain. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments