Breaking News
Loading...

Puisi untuk apa menipu hati. Bila besok pagi menjemput sisa sepi tadi malam sertakan pula gundah tercecer sepanjang kebersamaan jangan lagi menagih silam terkenang bukankah semua telah dilipat dipustaka jiwa

Pragraf diatas salah satu penggalan bait dari tiga puisi, dikesempatan ini, benahi untuk apa menipu diri judul ini hanya kombinasi dari dua puisi di kesempatan ini, adapun masing masing judulinya antara lain.
  • Puisi taman hati
  • Puisi untuk apa menipu hati
  • Puisi hati ke hati
Bagaimana cerita dan makna di balik bait bait ketiga puisi tentang hati tersebut untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

TAMAN HATI
Karya MS Sang muham

Tak bisa kujemput masa yang akan datang
melarikan diri total dari silam terbentang
menepuk dada pada masa kekinian

Di pustaka jiwa banyak nama tertera
bergelimang suka duka deras menghempas
tergendong hingga kekinian

Ada namamu tercatat disana
tinggalkan warna semerbak jingga sekaligus bekas luka
maafkan hadirku tak berarti apa-apa
tapi sejujurnya telah kulakukan sebagaimana mestinya
meski akhirnya takdir menuntun langkah ketempat berbeda
seikhlas apa kita terima lalu menatanya dialbum silam terkenang
sepenuh hati kumohonkan maaf atas ketidakmampuanku

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtumalam, July 24/2016 = 00:00 wib

HATI KE HATI
Karya MS Sang muham

Jika merindu pada tutur sapa
kemana kata mesti dipintakan
sedangkan malam terus saja merancang sunyi

Kalimatkanlah tentang apa saja
seringkali magna bukan lagi utama
sejatinya bicara hati ke hati

Bila besok pagi menjemput sisa sepi tadi malam
sertakan pula gundah tercecer sepanjang kebersamaan
jangan lagi menagih silam terkenang
bukankah semua telah dilipat dipustaka jiwa
seturut janji tak terucap milik bersama

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabumalam, July 21/2016 = 22:00 wib

UNTUK APA MENIPU HATI
Karya MS Sang Muham

Kenapa pula menghalau rasa
jika dada masih terus membara
meski kau lari
menyimpan diri di pulau tak berpenghuni
kurasa usahamu sia sia belaka
sebab sepi sudah menanti di sana

maka kuseru kau
tak perlu menghukum diri
sebab nurani punya jalan sendiri
untuk apa menipu hati

sekapur sirih peng0bat rindu
kutitipkan di beranda muka
ambillah secukupnya
bekal perjalanan menuju kasunyatan

#Billymoonistanaku, Kamislegisianghari, Okt 13/2016 = 11:11 wib
------------------

Demikianlah puisi  untuk apa menipu hati. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Karya MS Sang Muham di halaman lain blog ini. Semoga puisi tentang hati di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK