Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi bawalah salamku terbang bersama malam, Langit petang membungkam bisu dan senyap hanya sayup dan aku pun tak bisa, Berlari dengan bebas terpasung oleh jruji baja. Kenapa Rasa ini berulah dan seakan ingin mengulang Luka hatiku masih memerah

Pragraf di atas salah satu penggalan bait dari dua puisi tentang malam dikesempatan kali ini, adapun masing  masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi malam kelabu
  2. Puisi Bawalah Salamku Terbang Bersama Malam
Bagaimana cerita dan makna dari kedua puisi tentang malam tersebut, untuk lebih jelasnya silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

Malam kelabu
#Mutiara senja

Langit petang membungkam
Bisu dan senyap
Hanya sayup** terdengar bisikn bintang dan bulan
Ku menatapnya dari rebahan peraduan
Aku bertanya pada diri sendiri
Mungkin kah tingkah dan rasaku ini benar
Akankah ku bisa rasakn bahgia di masa datang
Dan kenapa aku tak bisa memilih tawa
Dan selalu air mata yg terbawa
Tanya demi tanya seakan terngiang-ngiang
Kebisingan itu membuatku tak ingin mendengr apa pun
Aku cemburu, aku sangat cemburu
Melihat semua yg terpajang di depan mata
Kapn ku bisa rasakan seperti mereka
Lepaskan sakit yg menyengat raga
Berlari dengan bebas, tanpa terpasung oleh jruji baja
Dan teriakan tuk lepaskan semua yg menggʌnjal di dada
Kadang ku tak kuasa menahan cara dunya yg begitu menggila
Jika kau tanya?
Apa aku lelah dengan semua
Aku kn lantang menjawabnya
Ya aku lelah, sampai bersuara pun aku seakan tak bisa
Aku ingin berhenti dari semua mimpi buruk ini
Tapi aku tak bisa
Karna setelah ku terbangun
Semua ini bukanlah tulisan mimpi
Tapi takdirku yg ingin mengujiku dengan rasa perih
Dan aku pun harus mencari dan meniti jalanan walau yg tersaji, hanyalah bijibiji duri yg menyakiti
Demi bisa ku meraih kenyata`an yg khaqiqi

Bawalah salamku terbang bersama malam
#Mutiara senja

Wahai angin...
Di mana ke sejukan yg kau pendam
Dengarlah rintihan suara hatiku
Aku tak berdaya
Tenagaku seakan hanyut dalam perasan rasa
Sampai kapan ujung waktu ku telusuri
Mungkinkah Sampai tapak kaki tak bekasi bumi
Dia hadir tanpa undangan
Dia pergi tanpa hantaran
Dan karna dialah, aku bagai orang yg hilang akal

Kenapa....
Rasa ini ini berulah dan seakan ingin mengulang
Luka hatiku masih lah memerah
Sekarang dia bertambah lebam meradam
Sampaikan padanya
Masihkah ada tempat untukku
Rasakan ketengan yg bisa beriku harapan
Agar ku kembali dan menggengam ke kuatan
Untuk aku trus bisa bertahan
---------

Demikianlah puisi bawalah salamku terbang bersama malam. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK