Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak, puisi antara ada dan tiada. Kalimat ini jika di terjemakan kedalam bahasa sehari- hari, diibarat sebuah bayang- bayang, sebagaimana kita ketahui bayang- bayang adalah rupa atau wujud yang jurang jelas, bayang- bayang biasa juga diartikan samar- samar, dengan kata samar- samar, di ibaratkan antara ada dan tiada hal tersebut.

Antara ada dan tiada.satu dari tiga puisi karya dari Dewi Rose di kesempatan ini di update adapun masing masing judul puisinya antara lain:
  1. Puisi antara ada dan tiada
  2. Puisi trust me
  3. Puisi maafku padamu
Salah satu penggalan baitnya. "Maafku padamu air mata darah mulai mengering Masih bersimbah di pipi hitam menghampiri Antara terangnya cahaya yang menyinari Netraku kian terpejam Tak mau lagi menanti yang tak pasti". Selengkapnya dari bait ini, di simak saja puisinya berikut ini,

ANTARA ADA DAN TIADA

Senyum pias menghias wajah
Rona bahagia seakan kian memudar
Walau bibir melilitkan senyuman indah
Namun duka masih meradang

Cahaya malam masih bersahaja
Kucoba meraih mimpi bersama rembulan
Meliuk indah di antar cahaya bintang
Pudarkan luka yang menyayat hati
Menanti yang tiada dinanti
Membasuh luka menanam derita

Tetesan air mata darah mulai mengering
Masih bersimbah di pipi
Sayang ... lihatlah diriku dalam sunyi
Kini ... antara ada dan tiada

DewyRose.
Bkz, 26.10.16 20:35

TRUST ME

Terik Mentari membakar raga
Penat langkah mencari yang tiada
Hingga kini hanyalah ilusi belaka
Bagaikan tersesat di alam fana

Kala titik hitam menghampiri
Antara terangnya cahaya yang menyinari
Serasa asa akan menjadi nyata
Semoga bukan fatamorgana

Dalam lingkar ruang bertirai putih
Tubuh terbaring seolah sunyi menemani
Netraku kian terpejam
Tak mau lagi menanti yang tak pasti

Tuhan ...
Bilakah tiba masanya nanti
Berharap tumpukan maaf yang tiada terbatas
Sekiranya lisan dan diri bernoda dosa pada semua

Hanya satu yang tersisa
Hati dan cinta ini masih setia
Trust me ...

DewyRose.
Bkz, 29.10.16 12:24

MAAFKU PADAMU

Angin berhembus kencang
Sementara ...
Cakrawala menghitam
Siang tak bersahabat lagi
Langkah kaki kian tertatih

Padamu biru yang menghilang
Tak meninggalkan jejak yang membekas
Terhapus oleh hitam yang kian gelap

Sementara jingga pun menjauh
Seolah tak ingin menyisakan senja kembali
Tinggalkan diri dalam sunyi

Diam ... kelam kian menghampiri
Saat satu-satu rinai hujan membasuh gersang
Mematikan tandus perlahan

Tuhan ...
Bias pucat memolesi seluruh wajah
Lemah ... semakin tak berdaya
Maafku ... padamu

DewyRose.
Bkz, 29.10.16 14:04
------------------

Demikianlah puisi antara ada dan tiada. Simak/baca juga puisi puisi yang lain Dewy Rose di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments