Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak, puisi sebelum senja memudar. Senja adalah  masa sesudah terbenamnya matahari. akan tapi banyak orang yang mengartikannya dengan menyebutnya sore atau petang. Namun sesungguhnya senja ialah waktu yang paling indah dari sepanjang hari. sebab senja merupakan pertemuan terang serta gelap.

Senja merupakan bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap pada bumi setelah matahari terbenam, saat piringan matahari secara keseluruhan sudah hilang dari cakrawala.Berkaitan dengan kata senja. sebelum senja memudar, satu dari tiga puisi di kesempatan ini adapaun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi tak akan memilih
  2. Puisi sebelum senja memudar
  3. Puisi tergenang
  4. Puisi mengupas senja
Salah satu penggalan bait dari ketika puisi tersebut. "Sinar mentari tak akan meraut wajahku Sepanjang dunia tak terhembus dengan angin Hanya anganan tak tergapai Membiaskan sinar-sinar di celah pohon kehidupan Menggapai rido-Mu di kala shalat duha". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

TAK AKAN MEMILAH
Karya :siamir marulafau

Aku tak sanggup lagi menggenggam surga
Jika amalan kusuguhi pada-Mu bagaikan hujan rintik-rintik
Keteledoran kusemai dalam jiwa membakar harapan di penantian
Sungguhkah itu?
Aku hanya memberi bayangan
Pandanganku untuk-Mu tak akan memilah kasih
Tak akan tinggi sehelai benang
Penasaran....
Apakah aku ini makhluk surga-Mu atau neraka-Mu?

sm/06/09/2016


SEBELUM SENJA MEMUDAR
Karya: Siamir Marulafau

Membiaskan sinar-sinar di celah pohon kehidupan
Menggapai rido-Mu di kala shalat duha
Sebelum senja pudar

Di tanah tak bersuluh tak akan ada pengampunan
Jasad pasrah ...
Jeritan mendᥱsah
Bumi menangis mendengar

sm/26/08/2016


TERGENANG
Karya : Siamir Marulafau

Sinar mentari tak akan meraut wajahku
Sepanjang dunia tak terhembus dengan angin
Hanya anganan tak tergapai
Dalam impian berbayang

Sungguh sanubari mendekap ke langit
Tak ada suara menyapa
Hanya zikir pada Tuhan-Ku
Menggema di sekujur jasadku
Tetesan air mataku pun mengalir
Tergenang di telaga surga

sm/07/09/2026


MENGUPAS SENJA
Karya :Siamir Marulafau

Aku bukan tak mengupas senja
Meskipun berlari dan jatuh di ufuk barat
Hati nuraniku terukir pada bingkai
Bingkainya akan berbunga

Suatu waktu denyutan jantungku berhenti
Di kala nafas menerawang
Entah kapan akan terjadi?
Hanya kubiaskan doa sujudku pada-Mu
Terserah namaku disemayamkan di langit ke-7
Mungkinkah itu?
Terserah
Terserah
Terserah

sm/16/09/2016
----------

Demikianlah puisi sebelum senja memudar,Jika suka karya karya puisi dari pak Siamir Marulafau silahkan di cari saja di bolg ini, Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK