Recent Posts
Loading...

Author :
Puisi dan kata bijak, Puisi tentang idhul adha. Idhul adha, biasa juga di kenal dengan lebaran haji, atau hari raya kurban. setiap tanggal sepuluh Dzulhijjah setiap tahunnya, mereka yang mampu dan dan sanggup melaksanakan ibadah haji, wukuf di Arafah. Pada tanggal ini juga ada peringatan penyembelihan hewan kurban sebagai tanda takwa dan cinta umat Muslim kepada pencipta mereka, Allah SWT.

Kenapa dikatakan hari raya kurban. Semua bermula ketika nabi Ibrahim AS ditagih janjinya untuk mengurbankan anaknya sendiri menyembeli, nabi Ismail AS sebagai tanda keimanannya pada Allah SWT.

Begitulah ulasan singkat tentang Idhul Adha, Berkaitan dengan idhul adha di bawah ini ada empat puisi tentang Idhul adha, masing- masing judul.
  • Puisi Idhul Adha
  • Puisi Gema Takbir
  • Puisi Ketika Suara keAgungan terdengar
  • Puisi Nabi Ismail
Salah satu bait dari puisinya. "aku hanya menyapa hewan-hewan jadi kurban Mereka berkata : "Kami hanya disembelih dan tidak menuntut tetesan darah" sebuah keikhlasan sebagai penambah keta'atan . . Selangkenpanya di simak saja puisinya berikut ini.

IDHUL ADHA

Idhul Adha hadir dihadapan
Berlimpahan Berkah Sang Tuhan
Yang mampu siap berqurban
Berbagi rizki eratkan persaudaraan

Ibadah haji pun dilaksanakan
Sebagai cara mempertebal iman
Kewajiban bagi para hartawan
Menggunakan rizki yang dititipkan
Yang ikhlas siap berqurban
Simbol membunuh sifat-sifat hewan
Yang rakus tanpa aturan
Demi menuju kesempurnaan ke-hamba-an

Idhul Adha adalah pelajaran
Untuk menguji sebuah keikhlasan
Juga sebagai penambah keta'atan
Belajar menghilangkan sifat-sifat kebinʌtangan

Mheefrhoodheent
Jambi, 11-09-2016

GEMA TAKBIR

Sayup takbir mulai bergema
Hati getir saat teringat Ayah dan Bunda
Betapa perih hidup di perantauan
Seakan berada dalam medan perjuangan

Setitik asa yang telah kulalui
Kuhanya berharap doa darimu, duhai Ayah dan Bunda
Hingga keridhoan yang tulus

Andaikan aku gugur dalam perjalanan hidup ini
Kuhanya bisa menitipkan gema takbir untuk kalian

Allahu Akbar ... Allahu Akbar ... Allahu Akbar
Laa Illahaillallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar wa lillahilhamd

By.DewyRose.
Bkz, 11.09.16 21:08

KETIKA SUARA KEAGUNGAN TERDENGAR
Oleh; AW

Takbir sudah berkumandang,
tak disangka usia mulai bertambah.
Waktu memang bersahabat,terlalu dekat dengan kita, namun tak bisa dihentikan.
Mari,,ingat dikala hidup harus mencari bekal,
tidur panjangpun perlu mimpi yg indah.
Tak selamanya kita bernafas,
tak selamanya kita tertidur..

NABI ISMAIL
Karya :siamir marulafau

Aku hanya menyapa hewan-hewan jadi kurban
Mereka berkata :
"Kami hanya disembelih dan tidak menuntut tetesan darah"
Penyair terkekekekeh...
Luarbiasa pengorbanan kalian demi Ibrahim
Demi Ismail kalian mengorbankan nyawa
Menahan perih pedih
Biarkan leher kami ditebas asalkan selamat neraka Tuhan
Masuk surga pun tetesan darah kami jadi air susu seluas lautan
Bulu-bulu kami diperhitungkan akan mengukir amalan
Ketimbang bakhil berkantong tebal kurban pun tidak
Aku terdiam...
Mahalnya surga Tuhan bermodalkan seekor biri-biri
Ya,Tuhan...
Ketuklah hati mereka
Jangan terlalu bakhil di dunia demi surga
Surga titipan bagi beramal
Neraka bagi yang bᥱjat
Masya Allah,masya Allah

sm/11/09/2016
-------------------

Demikianlah Puisi tentang idhul adha. (hari raya Qurban) baca juga puisi yang lain  di blog ini, Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label  puisi religi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

disqus comments