Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi genit genit parpol. Pengertian genit adalah seorang yang selalu bergaya atau banyak tingkahnya, genita biasa juga di sebut kelatah. sedangkan parpol adalah kependakan dari partai politik.

Genit genit parpol, salah satu judul puisi sesai di kesempatn ini, adapun masing masing judul puisinya antara lain.
  1. Puisi surag sang pelacʋr
  2. Puisi genit genit parpol
Saah satu penggalan bait dari kedua tesebut. " Sekumpulan borjuis dan pengusaha kelas elite mematok rapal pada kekasih mereka, Sedang di bendera lainnya Ada burung garuda sepertinya kedinginan Sayapnya tak kudapati dalam kepak seperti biasanya". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisinya berikut ini.

SURGA SANG P-E-L-A-C-U-R
Oleh : Heny KD

pada sebuah ranjang
yang dihimpit malam remangremang
kudapati syair-syair cinta dipuja-dipuji
bertindih-tindih

tak terhitung kata mesra
tak bosan belai nan manja
atau rayu pada jibaku dengus nafas yang tiada nenentu

lalu pucuk-pucuk cemara gemulai
sepertinya menari menyapa kelembutan yang mengitari
dan sekumpulan borjuis dan pengusaha kelas elite
mematok rapal pada kekasih mereka
yang dicinta-cinta dirindu-rindu
dan sesekali seka peluh kekasihnya pun
terbayarkan sudah pada lembaran yang butakan mata

sambil sesekali berkata dalam gumamnya
inilah surga dari mu
kekasihku
sang pelʌcur di sudut malam
tertawa menembus kegelapan di depan wajah
lalu dengan bahasa politiknya senyum sengitpun bicara
akulah bidadari penghuni surga
politkus dan para elite negeri serentak berdiri menepuk bangga
dalam rebah bidadari sebelahnya

Blitar, 190916

GENIT GENIT PARPOL
Oleh : Heny KD

Kuda banteng berkedipkedip
Sesekali ia melirik
Si sipit yang nampak menarik
Pada sebuah nego yang dilarik
Diterjemahkan pada bahasa politik

Sedang di bendera lainnya
Ada burung garuda sepertinya kedinginan
Sayapnya tak kudapati dalam kepak seperti biasanya
Tak pernah terbang walau ia seringkali bermimpi di angkasa
Sebab wakil yang terpilih tiada pᥱndamping atau
masih mencari pasangan yang sejati
Matanya tajam tapi seperti meredam
Pada beribu dendam
Cakarnya entah bersembunyi di mana
Yang dalam sengitnya berjanji
Hai Banteng! tunggu saatnya nanti kau kukuliti
Sedang sang banteng masih berdiri
Dengan gagah dan gemuk badannya tak ciut nyali
Jika kau datang kali ini
Kan kusruduk kau sampai mati
Hardiknya menimpali

Lalu di antara mereka matahari biru bersembunyi
Entah di tengah atau di sudut sebelah mana
Sebab tak kutemukan dirimu siang ini
Apakah dikau takut dan bersembunyi?
Di balik mega?
Atau di tafsir bendera yang islami

Ada-ada saja parpol ini
Candaku dengan seorang perempuan bermake up tebal
Lalu kami pun berbual-bual
Genit di atas bantal

Blitar, 210916
--------------

Demikianlah puisi genit genit parpol. Baca juga puisi puisi karya dari Heny KD (BKA) yang ada di blog ini. Semoga puisinya di atas menghibur dan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label suara anank negeri. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK