Breaking News
Loading...

Puisi dan kata bijak. Puisi singsingkan amarahmu damaikan hatimu agar tak nelangsa.  Maksud dari kalimat ini, jika di artkan. Buang kemarahanmu tenangkan jatimu agar engakau tak merasa sedih. tapi judul ini hanya gabungann dari kosakata tiga judul puisi pada kesempatan ini.

Adapun masing masing judul puisinya antara lain:
  1. Puisi sinsingkan arogansi
  2. Puisi nelangsa
  3. Puisi padamkan amarahmu damaikan hatimu
Salah satu baitnya. "Senarai narasi asmaranda menjadi kasih pertanda sahayanda tampar menampar aksara Hanya masygul berkembang jadi memilukan, damaikan hatimu Sejukkan jiwa, pupuk kembali tunas harapan saksi Dua insan berbeda opini berinteraksi Aksara beringas,Kuyu membeku dihantam gelisah". Selengkanya dari bait ini. Silahkan disimak saja puisinya berikut ini.

SINGSINGKAN AROGANSI
Oleh: Anderline

Saban waktu bumi dan langit menjadi saksi
Dua insan berbeda opini kukuh pada koaksi
Menanggung buah pikiran lalu berinteraksi
Aksara beringas, umpat mengumpat jadi atraksi

Jatuh menjatuhkan tiada lagi terpikir
Nafsu di gembalakan ego tanpa berpikir
Bantah membatah telatah jadi mungkir
Demi harga diri menista pun tak mengekir

Lalu apa yang di dapatkan,
Ketika tampar menampar aksara berantukan
Hanya masygul berkembang jadi memilukan
Kemuraman bertumpuk lantas merincukan

Bumi dan langit jenuh menatap
Friksi berujung hati meratap
Pandanglah kedepan, saling bertatap
Singsingkan arogansi agar menjadi pribadi mantap

BLPN 270816 22:10

N E L A N G S A
Oleh: Anderline

Di tanah retak badai menderu
Suara hati nelangsa berseru
Kuyu membeku dihantam gelisah

Angin pancaroba mendesau
Mekar bunga melati meredup
Kusam meradang erat mengakar

Separuh wajah membayang
Menjalar di gembur aksara berangsang
Membenamkan di tanah gersang

BLPN 260816 23:15

puisi Singsingkan amarahmu damaikan hatimu nelangsa.

PADAMKAN AMARAHMU DAMAIKAN HATIMU
Oleh: Anderline

Api, jangan kau nyalakan
sebelum membakar panas darahmu
sebelum mengoyak parasmu
padamkan; jangan kauturuti (hawa) nafsu lalu berantakan

Bukankah hujan bulan lalu masih membasahi
tunas bersemi yang hampir meranggas
di pucuk-tanah hadanah
siram, kupinta: lakukan
sebelum tandus menjadi nyata

Gersang akan dinikmati
panas bukanlah sahabat kini
jangan biarkan paras memerah, damaikan hatimu
Sejukkan jiwa, pupuk kembali tunas harapan

Agar senarai narasi asmaranda
menjadi kasih pertanda sahayanda
takkan luput lalu hilang
biarpun bulir-bulir garam di tabur diatas arang
takkan terburai lepas

Sungai tetap merindukan air
memadamkan api terbakar
menyejukkan pohon kasih
meredahkan rampang sang kinasih

BLPN 270816 13:40
-----------------

Demikianlah puisi singsingkan amarahmu damaikan hatimu agar tak nelangsa. Baca juga puisi puisi yang lain kami update di blog ini, atau baca juga kata kata bijak yang kami sajikan untuk anda para pengujung terima kasih sudah berkunjung.

Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang ingin berpartipasi puisi silahkan di kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :
icon

disqus comments

 
INFO KLIK