Skip to main content

Puisi Tema Horor Darah Nyawa Penguasa

Puisi Tema Horor Darah Nyawa Penguasa

Puisi tema horor darah nyawa penguasa. Pengertian horor adalah sesuatu hal yang menimbulkan perasaan ngeri ataupun takut yang amat sangat pada sesuatu yang menakutkan. dapat dikatakan horor adalah hal hal yang menakutkan.

Apa itu menakutkan,adalah suatu benda benda yang di takuti, dan Takut adalah suatu mekanisme pertahanan hidup dasar yg terjadi sebagai respons terhadap suatu stimulus tertentu, semisal rasa sakit atau ancaman bahaya.

Jadi horor dan takut dapat dikatakan dua kata yang saling berkaitan, ketika ada yang horor pasati ada rasa takut, begitu juga sebaliknya.

malah terkadang kerika ada rasa ketakutan terkadang juga kita mengatakan seram, jadi seram sinonimnya takut.

Berkaitan dengan kata horor berikut ini contoh puisi bertema horor, karya dari Angin Malam ada dua puisinya masingmasing judulnya antara lain.

  1. Puisi dia darah irisan nyawa
  2. Puisi penguasa gelap

Salah satu penggalan baitnya. "Telʌnjang pada malam menghisap mangsa. Mencincang dan mengiris kulit dengan penuh gairah saat pesta pencabutan derita. hanya nyawa dan harapan bertirai kegelapan". Selengkapnya dari bait ini, disimak saja puisiny aberikut ini.

Puisi Dia, Darah Irisan Nyawa

Lambang perkumpulan hitam bersifat neraka berwatak iblis...
Bermandi darah memakan bangkai manusia sʌdis...
Bertulang taring dan berbulu kulit-kulit manusia...
Tubuhnya patung biʌdab berwajah tengkorak nista...

Telʌnjang pada malam menghisap mangsa...
Mencakar dada menikmati jantungnya...
Mencongkel mata di jadikan kuluman mulutnya...
Liar bicara meneriakkan dahaga...

Buas aksinya menggigit daging-daging berdarah...
Mengiris nikmat putuskan nyawa...
Senang berpesta di area sumpah...
Menjadi bangga tertidur di hamparan kematian manusia...

Gelap bertirai jadi pendendam...
Senyum terkembang gairah penghukum...
Selalu malam bertaburan organ-organ...
Pemuas nafsu menanda titik pemikiran...

Angin Malam
11112015

Puisi Penguasa Gelap

Kibaran helaian-helaian mahkota berlapiskan darah dan berbau anyir mengudara di sekitarnya...
Menaungi raut beku tak berekspresi yang menyunggingkan senyum buasnya khas nyawa...
Tegak berdiri menatap liar mangsa-mangsa untuk santapan nʌfsu kebinʌtangan neraka...
Sapuan angin menggelapkan sosok durjana perusak moral pembangkang dunia...

Di lorong-lorong tak bertuan di percikkan olehnya lelehan darah bersama tulang-tulang segar manusia tak bernama...
Mencincang dan mengiris kulit dengan penuh gairah saat pesta pencabutan derita...
Noda tak lagi dosa dan pembʋnuhan bukan lagi karma ketika hasrat lapar membutakan mata...
Dan teriakan peregang nyawa adalah nyanyian kala tarian kematian di pertunjukkan di depan kepala...

Malam masih sama dan histeris duka masih misteri perjalanan pendonor cerita...
Kaki-kaki tanpa raga atau berserakkan tulang-tulang busuk tanpa isi baginya harta...
Tidur beralaskan lembaran kulit manusia yang menghangati sosok kejam dan sʌdis itu adalah bahagia...
Dan kelam masih menyembunyikan dia dalam hukum yang tak terungkap logika...

Angin Malam
27102015

Itulah puisi tema horor darah nyawa penguasa, dari Angin Malam, terimakasih sudah menyimak jika masih ingin membaca puisinya yang lainn di telusuri saja di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label puisi sarkasme. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.