Breaking News
Loading...
2.01.2015

Posted by :
Puisi simponi malam Nyanyian malam Yang bergentayangan ke setiap jiwa Nyanyikanlah sebuah lagu penghantar tidurku Seperti pernah aku meminta indah pada gelap, dengan tinta hangat, Hanya karena senyum aksaramu cuma dapat menuang tangis kertas diatas lembar pucat.

SIMPONI MALAM

Lirih simponi malam bertalu resah
Getir sepi menyayat luka basah
Adakah sejenak tenang menuju mimpi ?
Dan lelap menyelimuti hingga dini hari ?

Nyanyikanlah sebuah lagu penghantar tidurku !
Seperti pernah aku meminta indah pada gelap nan bisu
Namun kau takkan pernah mengerti !
Kalau kerap aku sematkan do'a di dinding sepi !

Malam...
Berlalulah ! Jangan enggan
Bawa serta rinduku untuk yang di sana
Di tempat di mana rindu dan setia menemaninya

Relakan aku jadi debu
Maka kan kukatakan kepada angin
Bawalah aku !
Aku ingin terbang seperti ruh

Yang bergentayangan ke setiap jiwa
Memekuk raga para pecinta
Mengisi pori hati para asmara

Akulah rimdu yang lusuh
Akulah daki para pecinta sejati
Akulah... AKU !

( Sebening Embun )
Bandung, 01022015

NYANYIAN MALAM

Di dalam keresahan jiwa
Yang ada hanya kegalauan jua
Menyesali sesuatu yang telah terjadi
Namun apalah arti dari semua ini

Yang lalu biarkanlah berlalu
Kita membuka lembaran baru
Menghibur diri dengan alunan merdu
Nyanyian malam berirama qasidah

Menggugah rasaku
Kembali segar bersamamu nyanyian yang bisa menusuk kalbu
Seakan pasrah bahwa Allohlah Yang Tahu

CURAHAN DI KALA MALAM

Ada rindu nan benci di malam ini
Gundah ... gelisah selimuti hati
Tak henti bertanya padaNya
Mungkinkah esok masih kubersamanya

Perlahan hitammu kian terungkap
Bersama noda-noda yang tlah dibuat
Bila syairku tak mampu lagi sadarkanmu
Kuharap sepotong senyum ini kan jadi jawabmu

Seraya tasbih malam terlantunkan
Kutitipkan ia pada sang dewi malam
Beriringan dengan kawih nasihat
Yang kukirim lewat bayu malam

Sesaat langit tersentuh batinnya
Turunkan air mata dari wajahnya
Saksikan kubersedu sedan ...
Mencurahkan emosi-emosi asa

Tuhan ... hanya pada untaian kata bismillah
Harapku malam ini inginkan berkah
Tuhan ... berikan kesempatan
Tuk esok ia berikan serangkai kejujuran

Vikry,
Lembang,
28 Juli 2015

SIMPONI SEPI

Tetap saja sepiku tak dapat kau beli dengan tinta hangat
Hanya karena senyum aksaramu cuma dapat menuang tangis kertas diatas lembar pucat

Lirih sepiku masih merumpun dalam bisikan daun
Dengan gemerisiknya rintihan angin
Bersama luruhkan batang-batang ranting kering

Dengar bisikanku..
Dikejauhan ramai angin menyampaikan
Aku masih sendiri, dikalang bulan yang pasi..

Hony
PLB. December,01-2015

Simponi Malam
creator : Rin Nufa.

kala langit mulai menghitam
lelah burung seharian berkicau.
ketika tak kudengar lagi manusia bercakap.
hanya kesunyian yang kurasa.

kumenutup mata sejenak.
membiarkan telinga terbuka lebar.
suara aneh muali terdengar.
akan keributan di kala malam.

kuhayati secara perlahan.
nyayian yang mulai bernada.
hanya suara binatang di kala malam
memainkan orkesta penyejuk jiwa.

tanda kebesaran yang maha kuasa.
nenyadarkan kita untuk tak merasa
bahwa kita di tinggalkan sendirian.
-------

Demikianlah puisi Simponi malam. Simak/baca juga puisi puisi yang lain di blog ini. Semoga puisi di atas menghibur dan bermanfaat, Jangan lupa di share puisinya yah... Sampai jumpa di artikel puisi selanjutnya dengan label aneka puisi. Tetap di blog puisi dan kata bijak menyimak/membaca puisi puisi yang kami update. Terima kasih sudah berkunjung.

* Sekedar informasi Puisi-puisi yang ada di blog Pdkb sebagian bersumber dari status/karya member grup pdkb di facebook

Jika ada pembaca yang Ingin Berpartipasi Puisi Silahkan Di Kirim KE SINI
Dan Untuk berlangganan update Dari blog Puisi dan kata bijak ketikkan email anda di form di bawah ini :

disqus comments

 
INFO KLIK